Baca Juga: Pj Sekdaprov Riau Harap HIMA Persis Jadi Agen Perubahan di Masyarakat
"Sampai dengan Desember 2024 digitalisasi belanja negara melalui e-katalog telah mencapai akumulasi pemerintah hingga Rp50 triliun dari berbagai sektor. Serta menurunkan biaya operasional hingga 40 persen dalam proyek," kata Luhut.
"Ini adalah manfaat nyata dari sistem e-Katalog,” kata Luhut.
Menurutnya, digitalisasi bukan hanya menguntungkan dalam hal efisiensi biaya, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara.