berita

Komitmen Pemerintah Ciptakan Generasi Emas 2045

Selasa, 17 Desember 2024 | 15:00 WIB
Plt. Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Molly Prabawaty (rilisfmb9)

RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satunya, melalui program Ruang Bersama Indonesia.

Inisiatif merupakan langkah strategis pemerintah yang bertujuan mendorong pengarusutamaan gender, memberdayakan perempuan. Serta melindungi anak.

Demikian disampaikan Plt. Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Molly Prabawaty, Jakarta, Senin (16/12/2024). Ia menegaskan bahwa perempuan dan anakmemiliki peran vital dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: KPK Mulai Fokus Penanggulangan Korupsi di Sektor Asuransi dan Pelayanan Publik

Kesetaraan gender disebutnya sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan masyarakat yang adil, berdaya saing, dan inklusif. “Dengan memberdayakan perempuan, kita dapat menciptakan generasi emas yang berdaya saing dan mampu membawa kesejahteraan bagi keluarga dan bangsa,” ujarnya.

Molly menekankan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas sebagai pilar keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan di masyarakat. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperluas akses perempuan terhadap pendidikan, pekerjaan, dan layanan sosial.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya kesetaraan gender yang lebih baik dan berkontribusi langsung pada
pembangunan bangsa.

Baca Juga: BSI Catat Kenaikan Signifikan Tabungan Haji

Lebih lanjut, Molly turut mengapresiasi data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya tren positif berupa penurunan ketimpangan gender nasional selama lima tahun terakhir.

Selain itu, prevalensi kekerasan terhadap anak juga tercatat mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pemerintah, didukung oleh kolaborasi dengan berbagai pihak, telah mulai memberikan hasil yang signifikan.

Namun demikian, Molly tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Ia menyoroti beberapa masalah yang kompleks, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, kasus bullying, pekerja anak, hingga perempuan atau anak yang menjadi pelaku kejahatan.

Baca Juga: Menteri ESDM Minta Proyek RDMP Balikpapan Selesai Juni 2025

“Permasalahan ini sangat kompleks dan membutuhkan penanganan holistik dari berbagai pemangku kepentingan,” katanya. Molly mengatakan, momentum peringatan Hari Ibu ke-96 pada 22 Desember 2024 mendatang menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Molly menegaskan bahwa penghormatan terhadap perjuangan perempuan harus terus dilakukan, tidak hanya sebagai simbol. Tetapi juga sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi nyata mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak-anak. Lingkungan yang sehat, menurutnya, akan menjadi fondasi dalam membangun generasi emas yang siap menghadapi tantangan
global.

Halaman:

Tags

Terkini