Pemerintah Pastikan Pasokan Listrik Cukup untuk Nataru

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Senin, 16 Desember 2024 | 18:00 WIB
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu saat melakukan kunjungan ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (14/12/2024). (ANTARA/HO-KESD)
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu saat melakukan kunjungan ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (14/12/2024). (ANTARA/HO-KESD)

RIAUMAKMUR.COM - Pemerintah memastikan ketersediaan pasokan listrik saat periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Pasokan listrik dipastikan tercukupi bagi masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (15/12/2024).

Ia menyatakan secara riset margin antara pasokan dan kebutuhan listrik pada periode tersebut masih cukup untuk memenuhi libur Nataru.

Baca Juga: BSN Dukung Program Makan Bergizi Gratis dengan Tetapkan SNI 3141:2024 Susu Mentah -Sapi

"Kami sudah mendapatkan laporan dari PLN, tadi Direktur Transmisi PT PLN menyampaikan terkait persiapan untuk natal dan tahun baru ini aman,. Secara riset margin atau cadangan kita masih cukup untuk natal dan tahun baru ini," kata Hutajulu.

Ia menjelaskan, konsumsi listrik masyarakat saat natal dan tahun baru cenderung turun hingga mencapai 13 persen. Meskipun, tahun 2023 lalu meningkat 8 persen.

Menurutnya, kenaikan konsumsi listrik 8 persen pada tahun lalu dapat diantisipasi PLN.

Baca Juga: BI: Sepekan, Modal Asing Masuk Sebesar Rp7,33 Triliun

Namun, kata dia, kenaikan konsumsi listrik itu bukanlah sesuatu yang buruk tetapi sebaliknya menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi.

"Secara naturalnya, alaminya, saat natal dan tahun baru itu biasanya turun sekitar 13 persen, 13 persen diperkirakan akan turun. Meskipun kalau dibandingkan dengan tahun lalu, natal dan Tahun Baru 2023 maupun natal sama tahun barunya itu ada kenaikan 8 persen," katanya.

PLN mencatat, secara umum kondisi kelistrikan Sistem Kalimantan Tahun 2024 hingga 12 Desember 2024 memiliki Beban Puncak (BP) sebesar 2.359 megawatt (MW). Adapun cadangannya 309 MW, daya mampu neto sebesar 2.941 MW, dan kapasitas trafo daya 6.741 megavolt ampere (MVA).

Baca Juga: Indonesia-Amerika Mitra Strategis Majukan Demokrasi dan Kemakmuran

Total, sistem Kalimantan memiliki gardu induk sebanyak 96 substation dan jaringan transmisi sepanjang 8.476 kilometer atau 12.072 tower. Selanjutnya, sistem kelistrikan Kalimantan sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu sistem khatulistiwa dan sistem interkoneksi. 

Prognosa beban puncak malam 25 Desember 2024 pada sistem khatulistiwa sebesar 479 MW mengalami kenaikan 13 persen secara tahunan. Sementara prognosa beban puncak malam 31 Desember 2024 sebesar 516 MW, mengalami kenaikan 24 persen dibandingkan dengan 31 Desember 2023.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X