berita

Okupansi Hotel Berbintang di Riau Naik Jadi 41,80 Persen pada Februari 2025, Wisatawan Mancanegara Menginap Lebih Lama

Selasa, 8 April 2025 | 18:22 WIB
ilustrasi hotel, Hotel Aryaduta Pekanbaru. (Media Center Riau)

RIAUMAKMUR.COM — Tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel berbintang atau tingkat penghunian kamar (TPK) di Provinsi Riau pada Februari 2025 tercatat sebesar 41,80 persen.

Angka ini meningkat 1,19 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 40,61 persen.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka tersebut mengalami sedikit penurunan sebesar 0,06 poin dari 41,86 persen pada Februari 2024.

Baca Juga: Tarif Impor AS Naik, Gubernur Riau Wanti-Wanti Dampaknya pada Kelapa Sawit dan Tekstil

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi mengatakan, TPK merupakan indikator penting untuk mengukur performa sektor akomodasi. Kenaikan ini mencerminkan adanya pergerakan positif dalam kegiatan menginap, baik dari tamu domestik maupun internasional.

“Artinya, dari setiap 100 kamar hotel berbintang yang tersedia tiap malam, sekitar 41 hingga 42 kamar berhasil terjual sepanjang Februari 2025,” jelas Asep di Pekanbaru, Selasa (8/4/2025).

Lebih lanjut, Asep juga mengungkapkan bahwa rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang selama Februari 2025 mencapai 1,29 hari.

Khusus untuk wisatawan mancanegara, rata-rata lama tinggal lebih tinggi, yaitu 1,92 hari, sementara tamu domestik rata-rata menginap selama 1,28 hari.

Baca Juga: Warga Riau Banyak Jadi Pekerja Ilegal di Malaysia, Gubernur Abdul Wahid Usulkan Regulasi Visa Kerja Jangka Pendek

Berdasarkan kategori hotel, wisatawan asing paling lama menginap di hotel bintang 4, dengan durasi mencapai 2,10 hari. Hal serupa juga terlihat pada tamu domestik, yang menginap rata-rata 1,42 hari di hotel dengan klasifikasi yang sama.

Asep menambahkan bahwa informasi ini dapat menjadi acuan penting bagi pelaku industri pariwisata dan perhotelan di Riau dalam menyusun strategi peningkatan pelayanan dan promosi.

"Dengan demikian, diharapkan tingkat hunian maupun lama tinggal wisatawan dapat terus meningkat ke depannya," harapnya.

Tags

Terkini