RIAUMAKMUR.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya angkat bicara merespons kembali mencuatnya isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo.
UGM menegaskan bahwa semua proses akademik yang dijalani Presiden ke-7 RI itu sah secara hukum dan valid secara administratif.
“Beliau (Jokowi) aktif mengikuti kegiatan kampus, tercatat mengambil banyak mata kuliah, menulis skripsi, dan akhirnya lulus dari Fakultas Kehutanan. Jadi, ijazah yang dikeluarkan oleh UGM adalah asli,” tegas Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, Selasa (15/4/2025), dikutip dari laman resmi universitas.
Baca Juga: Menteri-Menteri Kabinet Prabowo Kunjungi Jokowi Saat Lebaran, PKS Singgung Soal Matahari Kembar
Sigit juga membantah keraguan publik terkait tampilan font dalam dokumen skripsi Jokowi.
Ia menjelaskan bahwa pada 1980-an, pencetakan sampul dan lembar pengesahan lazim dilakukan di percetakan luar kampus dengan jenis huruf seperti Times New Roman.
“Bagian sampul dan lembar pengesahan biasanya dicetak menggunakan mesin percetakan. Tapi seluruh isi skripsi setebal 91 halaman tetap diketik dengan mesin ketik, sebagaimana umumnya di masa itu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sigit menyebut penomoran ijazah Jokowi juga sesuai prosedur pada masanya.
Saat itu, tiap fakultas memiliki sistem penomoran sendiri, dan Fakultas Kehutanan menggunakan kode “FKT” serta urutan lulusan.
Sekretaris Universitas Gadjah Mada, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, turut menegaskan status Jokowi sebagai alumni resmi kampus tersebut.
“Universitas Gadjah Mada menyatakan bahwa Joko Widodo adalah alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada,” ujarnya.
Berdasarkan data resmi UGM, Jokowi menempuh pendidikan sejak 1980 dan diwisuda pada 5 November 1985.
Ia terdaftar sebagai mahasiswa dengan nomor 80/34416/KT/1681, dan menyelesaikan skripsi berjudul Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta.
Dengan klarifikasi ini, UGM berharap polemik terkait keaslian ijazah Jokowi dapat dihentikan dan publik tidak lagi terjebak dalam disinformasi.