berita

Berharap Program SR Diprioritaskan ke Kabupaten, Dr Achmad: Jadi Solusi Pengentasan Kemiskinan Jangka Panjang

Senin, 26 Mei 2025 | 14:00 WIB
Anggota DPR RI, Dr Achmad, usai meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. Achmad, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini ia sampaikan saat meninjau persiapan pelaksanaan program tersebut di Sentra Abiseka Kemensos RI, Pekanbaru.

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Achmad menyoroti perlunya pemerataan lokasi program SR agar tidak hanya terpusat di kota-kota besar, namun juga menyasar kabupaten sebagai kantong utama kemiskinan.

“Kita harap pemerintah daerah ikut bekerja sama. Ke depan, kita ingin program ini diprioritaskan di kabupaten, tanpa menafikan kota. Pekanbaru dipilih karena sudah ada gedung yang tersedia, tapi pada 2026 nanti kita harapkan program ini sudah ada di kabupaten-kabupaten juga. Harus ada keadilan sosial,” tegas Politisi Demokrat ini.

Menurutnya, kendati kota seperti Pekanbaru memiliki infrastruktur yang memadai, kenyataannya banyak wilayah kabupaten yang lebih membutuhkan intervensi pendidikan karena kondisi sosial ekonominya yang tertinggal.

Dr. Achmad juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini bukan sekadar program pendidikan biasa, melainkan pembentukan karakter sejak dini. Karena bersifat asrama, anak-anak akan dibina secara menyeluruh agar tumbuh sebagai generasi berkarakter Pancasila dan nasionalis sejati.

“Kita ingin mereka menjadi anak-anak Indonesia sejati, yang merah putih, yang pancasilais. Karena itu kita harapkan program ini berjalan selama 12 tahun, bukan hanya SMP, tapi berlanjut hingga SMA,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya anggaran program ini, yakni sekitar Rp 48 juta per siswa per tahun. Dengan jumlah siswa 100 orang per lokasi, dana yang digelontorkan bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

“Ini program dengan anggaran besar, maka output-nya juga harus besar. Jangan hanya menghabiskan uang negara tanpa hasil yang nyata. Anak-anak ini harus benar-benar jadi generasi unggul,” tambahnya.

Dengan semangat membangun keadilan sosial melalui pendidikan, Dr. Achmad berharap program SR bisa menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan dan memperkuat karakter bangsa.

"Program ini bisa menjadi solusi bagi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan jangka panjang, karena dia bisa menjadi daya ungkit dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.***

Tags

Terkini