berita

Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Tambah Daftar Panjang Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Bali

Kamis, 3 Juli 2025 | 21:10 WIB
Ilustrasi perairan di wilayah Selat Bali. (Unsplash.com/Maximus Beaumont)

Tercatat pada Oktober 1985 silam, kapal PLM Labalikan dihantam angin kencang dan ombak besar.

Sebanyak 13 awak kapal berhasil diselamatkan, namun 12 lainnya dinyatakan hilang dan tidak pernah ditemukan.

2. Feri LCT Kaltim Mas II Karam

Pada tahun 1994, insiden karamnya Feri LCT Kaltim menewaskan puluhan orang akibat arus laut yang sangat kuat.

Tragedi ini menjadi salah satu yang paling memilukan dalam sejarah pelayaran di Selat Bali.

3. KMP Rafelia 2 Kelebihan Muatan

Beranjak ke tahun 2016, kapal KMP Rafelia 2 tenggelam setelah mengalami masalah saat memuat penumpang dan kendaraan.

Diduga kuat insiden ini dipicu oleh kelebihan kapasitas yang tidak dikendalikan dengan baik.

4. KMP Yunicee Hanyut dan Tenggelam

Pada Mei 2021, kapal KMP Yunicee karam setelah terseret arus deras dan diterpa ombak saat hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk.

Kecelakaan ini kembali membuka mata soal tantangan cuaca ekstrem di kawasan Selat Bali.

5. KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Insiden terkini pada 3 Juli 2025, insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya menambah panjang daftar tragedi laut di Selat Bali.

Meski sebagian penumpang berhasil diselamatkan, puluhan lainnya masih dalam pencarian hingga berita ini diterbitkan.

Berulangnya kecelakaan kapal di Selat Bali menunjukkan bahwa sistem keselamatan pelayaran masih belum optimal.

Halaman:

Tags

Terkini