RIAUMAKMUR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, melakukan pemantauan intensif terhadap potensi cuaca di wilayahnya Rabu (25/2/2026).
Upaya itu sebagai langkah deteksi dini dan percepatan respons terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi.
Pemantauan tersebut dilaksanakan melalui kanal Command Center Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Gorontalo.
Baca Juga: Adipura 2026, Lumajang Raih Status Kota Bersertifikat
Kanal ini menyediakan data informasi kondisi cuaca secara lengkap, kredibel, dan akurat yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan hasil pantauan terkini, wilayah Gorontalo hari ini mengalami hujan disertai angin kencang.
Sesuai dengan informasi prediksi dan peringatan dini dari BMKG, cuaca di Gorontalo hari ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah rawan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, menyatakan langkah kesiapsiagaan itu tidak hanya terbatas pada pemantauan cuaca, tetapi juga mencakup pemantauan menyeluruh terhadap potensi bencana di seluruh wilayah Gorontalo.
"Jadi, sebagai langkah BPBD antisipasi pemantauan cuaca di Gorontalo dan semua harus siaga," kata Rusli.
Tujuan utama dari peningkatan kewaspadaan itu agar setiap kejadian bencana di lapangan dapat ditangani dengan cepat dan tepat sasaran.
Rusli menegaskan, pentingnya respons cepat untuk meminimalisir dampak korban jiwa maupun kerugian materi.
Lebih lanjut, Rusli mengimbau seluruh masyarakat Gorontalo untuk tetap siaga dan waspada, terutama saat musim hujan yang sedang berlangsung.
Imbauan ini ditujukan secara khusus kepada masyarakat yang bermukim di daerah rawan longsor dan banjir agar terus meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau masyarakat Gorontalo untuk tetap waspada dan siaga saat musim hujan yang disertai angin kencang," pungkasnya.