Provinsi Riau dikritik kondisi jalannya yang banyak mengalami kerusakan.
Setelah sebelumnya dikritik oleh seorang pria pengusaha mengenai kondisi jalan rusak dan melakukan penambalan jalan rusak secara pribadi.
Baru-baru ini juga di media sosial, setelah viral dengan kritikan tentang jalan di Provinsi Lampung yang banyak rusak, Provinsi Riau kemudian jadi perbincangan mengaenai kondisi jalannhya yang rusak.
Dalam beberapa postingan viral, menyebut bahwa Riau menjadi Provinsi dengan kondisi Jalan rusak terpanjang nomor dua se-nasional.
Menjawab kritikan mengenai jalan rusak ini, Gubernur Riau Syamsuar berkomentar pada malam takbiran, Jumat (21/4/2023).
Gubernur Riau mengatakan masing-masing daerah memiliki panjang jalan yang berbeda.
"Jumlah jalan yang rusak tentu beda-beda. Tentunya perawatan dan perbaikan jalan rusak ini disesuaikan dengan anggaran yang ada," ungkapnya.
Ia meminta masyarakat untuk tetap sabar, pemerintah akan berupaya untuk dapat membenahi kondisi jalan yang rusak di Riau.
Dari sejumlah postingan viral di media sosial sumber datanyan diambil dari Laporan mengenai kondisi jalan rusak yang dirilis pada tahun 2022 lalu didalam Statistik Transportasi Darat 2021 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada November 2022.
Dalam statistik tersebut disebutkan Jalan yang kategori Jalan Provinsi yang mengalami rusak di Riau berada diposisi kedua terpanjang dengan 633 kilometer mengalami kerusakan. Angka ini dibawah dari data panjang jalan rusak di Nusa Tenggara Timur yang sepanjang 667 kilometer mengalami kerusakan.
Data tersebut hanya berlaku pada kategori jalan kategori provinsi saja.
Sementara untuk kategori jalan kota atau kabupaten yang rusak, Provinsi Riau berada di urutan ke sembilan, dengan total panjang jalan rusak 3.250 kilometer.
Sementara jalan kategori nasional yang rusak di Riau sepanjang 42 kilometer dan menempatkan Riau di peringkat delapan pada data tersebut.