Menanggapi kabar adanya penyerangan Mapolres Jeneponto, Kamis (27/4/2023) dinihari. Anggota DPR RI angkat bicara.
Anggota DPR RI Ahmad Sahroni melalui akun Instagramnya @ahmadsahroni membuat postingan dengan caption "Ini gak sls sls (Red: selesai selesai) masalah yah antara oknum oknum.
Dalam postingannya ia menyebut Ahmad Sahroni meminta Presiden Jokowi panggil para pimpinan satuan tersebut.
Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Riau Verifikasi Bantuan Hukum Gratis untuk 6 Orang Tahanan di Rutan Dumai
"Pak Presiden Jokowi Maaf, bapak harus panggil bapak2 pimpinan 2 institusi besar tersebut, kalau tidak akan berlarut-larut," ungkap Ahmad Sahroni di salah satu postingan yang di uploadnya pada, Kamis (27/4/2023).
Dikabarkan bahwa tadi malam sekitar pukul 01.30 wita Mapolres Jeneponto diserang oleh ratusan orang tidak dikenal.
Namun, jelang pagi hari beredar kabar bahwa penyerangan dilakukan oleh oknum anggota TNI.
Baca Juga: Bikin Kejutan, Ana/Tiwi Kalahkan Unggulan Tiga Asal Korea Selatan Kim Soyeong/Kong Heeyong
Gedung Mapolres Jeneponto diserang molotov dan juga batu dari banyak arah.
Tak hanya itu, dalam peristiwa tersebut juga diwarnai aksi penembakan ke arah Mapolres Jeneponto.
Pada konflik tersebut satu orang anggota Polisi di Mapolres Jeneponto mengalami luka tembak dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makasar.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Kota Pekanbaru yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana membenarkan adanya peristiwa penyerangan tersebut.
Ia menceritakan kronologis penyerangan berawal dari sekelompok OTK menyerang dengan menggunakan batu dan bom molotov yang mengenai ruang Propam Polres Jeneponto dan tempat ibadah.