berita

14 Orang Melapor Karena Tertipu Penjualan Tiket Konser Coldplay ke Bareskrim Polri

Sabtu, 20 Mei 2023 | 08:00 WIB
Peduli Disabilitas, Promotor Konser Coldplay di Jakarta Bakal Hadirkan Juru Bahasa Isyat Khusus

RIAUMAKMUR.COM - Sejumlah orang menjadi korban penipuan dalam hingar bingar War Tiket Konser Coldplay dalam masa penjualan tiket konser Coldplay yang heboh sejak 17 Mei hingga 19 Mei 2023.

Kemarin Jumat (19/5/2023) ada sekitar 14 orang yang melapor sebagai korban penipuan dari penjualan tiket Konser Coldplay yang acaranya diagendakan pada 15 November 2023 mendatang.

Niat awal ingin dapat menyaksikan aksi Chris Martin dan kawan-kawan di panggung saat konser Coldplay di Gelora Bung Karno 15 November mendatang, malah berujung buntung.

Baca Juga: Berikut Ini Tips Aman Berkendara di Saat Hujan

Ke 14 korban tersebut melapor secara kolektif ke melapor ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Dalam laporan tersebut kerugian ditaksir dialami para korban sebesar Rp 30 juta.

Para korban berharap penipuan ini bisa diusut segera oleh pihak Kepolisian.

Baca Juga: Pokemon Go Community Day Diadakan di Kota Pekanbaru 21 Mei Besok

Kuasa Hukum Korban, Muhamad Zainul Arifin menjelaskan bahwa para korban mengalami penipuan transaksi pembelian tiket lewat media sosial.

Menurut kuasa hukum, korban nerasal dari beberapa daerah di luar Jabodetabe, Korban tertipu setelah percaya ada penjualan tiket konser Coldplay dilakukan melalui media sosial, dalam hal ini Twitter, Instagram dan Telegram.

Kuasa hukum para korban, Muhamad Zainul Arifin menjelaskan laporan yang dilayangkan tentang peristiwa tindak pidana menyebarkan berita bohong melalui media elektronik yang mengakibatkan kerugian konsumen dan/atau penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Pihak kuasa hukum ini beranggapan bahwa modus dari penipuan tersebut ada oknum promotor tiket yang ikut terlibat.

Baca Juga: Sosialisasi UU Perlindungan Anak, Anggota DPR Achmad Sebut Dua Kekerasan ini Perlu Dihindari

Memang, pada penjualan tiket konser Coldplay ini, baru dibuka sesaat semua tiket sudah terjual habis.

"Cepat sekali habis, barangkali ada oknum yang didalam itu bermain. Sehingga ini di-softkan atau dilimpahkan kepada agen-agen, sehingga agen-agen memblokir semua, sehingga masyarakat kesulitan untuk mengakses tiket, sehingga masyarakat mencari jalan lain dengan cara mengakses media sosial," tuturnya.

Tags

Terkini