"Kerjasama ini mendorong ekosistem ekonomi syariah dan mempromosikan industri halal di Riau. Kami memberikan apresiasi kepada Pegadaian atas kolaborasi yang telah dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut," ujarnya.
Bagi UMRI, menjadi tuan rumah bukan hanya sekadar profesi atau aplikasi dari pengetahuan yang biasa. Tetapi ini adalah misi dari ideologi. UMRI yakin bahwa ekonomi syariah adalah keuangan yang inklusif, karena sistemnya berasal dari umat untuk masyarakat luas.
"Kami ingin perekonomian syariah di Indonesia menjadi gerakan holistik. Dengan demikian, gerakan ini akan turut meningkatkan ekonomi negara. Dengan begitu, ekonomi syariah tidak dapat dipisahkan dari kemajuan negara," jelasnya.
"Kami berharap kegiatan ini akan mendorong mahasiswa untuk menjadi wirausahawan muda yang sukses di masa depan," tambahnya.
Selain kuliah umum, kegiatan tersebut juga melibatkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pegadaian dan UMRI, menandai kerjasama resmi antara kedua belah pihak. ***