RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution membesuk ibu Hj Jammnah. Ia merupakan sosok guru ketika Wagubri mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bengkalis, Riau.
Hj Jammnah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Mendengar kabar tersebut, Wagubri bersama istri Suti Mulyati Edi Nasution tanpa ragu mendatangi RSUD tersebut, pada Rabu (16/08/2023) siang.
Kedatangan Wagubri dan Istri memberikan semangat luar biasa kepada Hj Jammnah beserta keluarga. Hal itu terlihat dari raut wajah dan senyuman Hj Jamnah saat menerima kehadiran Wagubri dan Istri.
- Baca Juga: Wagubri Edy Nasution Ditetapkan Sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka Pekanbaru
Rasa semangat berpadu haru terpancar di wajah Hj Jamnah. Bahkan, ia juga sempat meneteskan air mata saat berdialog dengan Wagubri.
Mantan guru SD yang sudah berusia 85 tahun itu, langsung teringat jika sosok Wagubri dan Istri adalah mantan muridnya ketika ia mengajar murid SD sekitar 67 tahun lalu.
"Ia saya tau, ini Edy," kata ibu Jammnah sambil tersenyum dan menggemgam tangan Wagubri.
Dengan nada suara sedikit serak, ibu Jammnah terus berupaya bercerita dengan Wagubri, seakan beliau lupa kalau beliau sedang dalam kondisi kurang sehat.
Selama obrolan berlangsung, Ibu Jamnah sembari tertawa kecil, seakan ingin bercerita banyak hal bersama Wagubri.
Semangat Hj Jammnah juga menjadi penyemangat bagi Wagubri dan Istri. Pasalnya dengan usia yang cukup tua ini, ia masih bisa bercerita dengan semangat dan mengingat masa lalu yang sudah dilewati puluhan tahun lalu.
"Saya kagum sekali dengan ingatan beliau. Dengan usia 85 tahun beliau masih ingat dengan saya ketika menjadi murid beliau (Hj Jammnah) berapa tahun lalu. Sementara beliau sendiri jadi guru SD itu sudah 67 tahun lalu," ujar Wagubri.
Wagubri juga berpesan pada anak-anak beliau, dalam mejaga orang tua adalah sudah menjadi kewajiban anak-anak.
Terutama menjalankan pesan-pesan beliau agar jangan lupa baca alquran setiap hari dan setiap ada waktu serta kesempatan.
Karena membaca alquran itu yang memberikan berkah besar dan kelancaran pada apapun usaha yang dijalankan dalam kehidupan.
"Ini juga sesuai yang disampaikan, jika beliau saja dengan usia yang sudah 85 tahun ini masih mengupayakan terus baca alquran. Artinya ini juga jadi pelajaran bagi kita yang harus kita tauladani karena ini kebaikan yang seharusnya dan wajib kita jalankan," kata Wagubri.