RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini membuat ruang- ruang terbuka termasuk median jalan yang selama ini ditanami pohon dan bunga oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Pekanbaru menjadi kering kerontang.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi, mengatakan, sudah mengantisipasi cuaca ekstrem ini dengan menambah jadwal penyiraman tanaman dan pohon di sejumlah lokasi.
"Kita tambah jadwal penyiraman pohon dan bunga. Biasanya hanya satu kali sekarang menjadi pagi dan malam. Sesuai arahan Pj Walikota yang memerintahkan DLHK untuk mengambil tindakan penanganan agar tanaman dan pohon maupun bunga di median jalan tidak mati saat cuaca ekstrem," ujar Hendra, Rabu (16/8).
Baca Juga: U-turn Jalan Soebrantas Pekanbaru Sementara Ditutup
Dia menjelaskan, DLHK Pekanbaru mempunyai lima unit armada disiapkan untuk menjalankan operasional penyiraman pohon. termasuk di Jalan Kaharuddin Nasution, yang kini dengan kondisi daun yang sudah mulai menguning.
"Kondisi tanaman yang menguning itu masih bisa diselamatkan, tanamannya belum mati, nanti bisa tumbuh lagi. Berdasarkan hasil survei di lapangan setelah pengambilan sampel, hasilnya tidak semua tanaman mati, hanya menguning saja," terangnya.
Baca Juga: Dirilis Besok, Kualitas Konsep Foto Teaser Lagu Baru aespa 'Better Things' Tuai Decakan Kagum
Hendra Afriadi menjelaskan, sudah menyiapkan jadwal penyiraman dengan dua waktu yakni pagi dan malam hari. Untuk jadwal pagi ada tiga mobil disiapkan mulai dari pukul 05.00 WIB dengan lokasi penyiraman berbeda, masing-masing empat trip dengan isi 8.000 liter.