OJK Bawa Inovasi Keuangan Inklusif ke Kampung Sengkemang Lewat Program EKI

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:15 WIB
OJK memaksimalkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
OJK memaksimalkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

RIAUMAKMUR.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat inklusi keuangan di pedesaan melalui Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI). Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya ini, OJK Provinsi Riau bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengadakan Pasar Keuangan Rakyat (PKR) di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian Program Pengembangan EKI yang telah berjalan sejak Maret 2024.

Baca Juga: OJK Catat Lonjakan Investor SBN di Riau hingga 14.145 dalam Setahun

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Riau, Elvira Azwan menyampaikan bahwa PKR Kampung Sengkemang adalah wujud komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera melalui akses keuangan yang inklusif.

"Berbagai program dalam rangka EKI Kampung Sengkemang telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Elvira dikutip Kamis (29/8/2024).

Yang mana, PKR Kampung Sengkemang bertujuan untuk memperluas literasi keuangan, mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan petani, serta membangun ekosistem keuangan yang inklusif di desa tersebut.

Baca Juga: OJK: Industri Jasa Keuangan Riau Stabil dan Terjaga

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia 2023, indeks literasi keuangan nasional mencapai 65,43 persen, sementara indeks inklusi keuangan nasional sebesar 75,02 persen.

Sementara itu, Bupati Siak, Alfedri, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Dengan pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan, berinvestasi, dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia untuk meningkatkan kualitas hidup," kata Alfedri.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan di Daerah, OJK Edukasi Perempuan Riau

Program EKI di Kampung Sengkemang mencakup berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha, hingga peningkatan literasi keuangan.

Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan meliputi pelatihan untuk aparatur desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sengkemang melalui Program Desa BRILiaN, serta akuisisi klaster usaha emping jahe dan piring lidi untuk mempermudah akses modal bagi UMKM.

Selain itu, pendirian Galeri Edukasi & Investasi Desa serta program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menabung dan berinvestasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X