OJK Riau Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Sektor Jasa Keuangan Meningkat, Berikut Penjelasannya

photo author
Nyimas NA, Riau Makmur
- Senin, 18 Maret 2024 | 17:09 WIB
OJK Riau sebut kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan meningkat (Nyimas)
OJK Riau sebut kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan meningkat (Nyimas)

RIAUMAKMUR.COM - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Endang Nuryadin menyebutkan, bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan semakin meningkat.

Hal tersebut ditandai dengan sejumlah indikator penting. Diantaranya kredit perbankan di Provinsi Riau menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sejak 3 tahun terakhir.

"Pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) stabil, sedangkan Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di tingkat yang wajar," ujar Endang Nuryadin, Senin (18/3).

Baca Juga: Putar Balik Tanpa Nyalakan Lampu Sein Ternyata Bisa Didenda Rp250 Ribu dan Penjara

Sementara untuk resiko kredit, lanjutnya, Non Performing Loan (NPL) berada di kisaran 2-2,48 persen, yang masih di bawah batas yang ditentukan oleh OJK.

Selain kredit perbankan, masih ada kinerja pasar modal di bumi lancang kuning yang menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan di awal tahun 2024.

"Dari catatan OJK, pertumbuhan signifikan atas nilai kepemilikan portofolio efek saham masyarakat Riau, naik sebesar 18 persen dari periode 2021 hingga 2023," tambahnya.

Baca Juga: Pj Gubernur Jabar Menargetkan Cabor Dayung Sabet 15 Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

Dalam waktu kurang lebih 3 tahun, tumbuh dari Rp3,63 triliun menjadi Rp4,31 triliun, yang menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal.

Pertumbuhan sektor jasa keuangan di Riau tak lepas dari kegiatan edukasi yang telah dilakukan OJK.

Sejak awal Januari hingga 18 Maret, OJK Riau telah melakukan kegiatan edukasi keuangan yang diikuti oleh 2,482 peserta di seluruh Riau.

Baca Juga: Guru Besar Unair Tanggapi Turunnya Angka Pernikahan di Indonesia

Selain edukasi, OJK Riau juga menerima 515 pengaduan dari masyarakat, baik secara online maupun walk-in yang tercatat di Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).

"Dari 515 pengaduan, 437 diantaranya telah berhasil diselesaikan. Sebabyak 31 pengaduan ditangani oleh LAPS Sektor Jasa Keuangan (SJK), 21 lainnya dalam penanganan PUJK dan 17 sisanya dalam status menunggu tanggapan. Sementara 9 kasus merupakan kesalahan input ganda," jelas Endang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nyimas NA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X