RIAUMAKMUR.COM - Otoritas Jasa Kesuangan (OJK) Provinsi Riau bersama PT BPD Riau Kepri Syariah (Perseroda) menggelar acara Edukasi Tentang Bahaya Investasi Bodong dan Pinjaman Online Ilegal di sektor Pendidikan, yang dilaksanakan di SMK Negeri Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang, Kamis (25/4/2024).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Bupati Kampar yang diwakili Plh Setda Kampar Ahmatd Yuzar S,Sos MT, Perwakilan OJK Muhammad Taufik, Perwakilan BRK Syariah Eka Lusiana Andriani, Kepala Sekolah SMK Negeri Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang Nurmaningsih dan siswa SMK.
Ahmad Yuzar memaparkan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan bahaya investasi bodong serta pinjaman online ilegal.
Baca Juga: OJK Riau Gelar Coaching Clinic Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen Bagi 38 PUJK di Riau
Ia menyebutkan acara ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan.
“Maka dari itu, untuk mendorong budaya menabung sejak dini dan salah satu upaya mencapai target program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) serta untuk mengoptimalkan sinergi antara OJK Provinsi Riau,"ujarnya.
Kemudian ia juga menjelaskan bahwa, Pemda Kampar berkerja sama dengan OJK Provinsi Riau dan PT BPD Riau Kepri Syariah melaksanakan Kegiatan edukasi keungan bahaya investasi bodong serta pinjaman online ilegal dan sosialisai program satu rekening satu pelajar (kejar).
Baca Juga: BRI Apresiasi Keputusan OJK Hentikan Kebijakan Restrukturisasi Kredit Terdampak COVID-19
Ia memaparkan Investasi bodong dan pinjaman online ilegal telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas keuangan dan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan hadirnya acara ini, diharapkan masyarakat akan lebih waspada dan mampu mengidentifikasi tanda-tanda investasi atau pinjaman yang tidak sah,"harapnya.
Plh Setda Kampar Ahmad Yuzar juga mensosialisasikan program "Satu Rekening Satu Pelajar", yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di daerah ini.
Baca Juga: OJK dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Riau Gelar Coffee Morning, Ini yang Dibahas
"Melalui program ini, diharapkan setiap pelajar akan mendapatkan dukungan finansial yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka,"terangnya lagi.
Ahmad Yuzar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus melindungi kepentingan masyarakat dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada generasi muda.
"Semoga dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkembang untuk masa depan yang lebih baik,"tututpnya. ***
Artikel Terkait
Gak Pernah Gagal! IVE Buat Netizen Korea Tergila-Gila Dengan Konsep MV HEYA
Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Data Sebesar 17% Sepanjang Hari Raya Idulfitri
32 CPNS Baru Kemenkumham Riau Ditugaskan Menjaga Rutan dan Lapas
Presiden Jokowi Minta Presiden dan Wapres Terpilih Persiapkan Diri
Ketua HKR Dorong Putra Putri Terbaik Rokan Hulu Maju Pilkada
Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Meranti Evaluasi dan Rekrut Ulang Petugas Panwascam
Pesan Penting Kapolda Riau di Halal Bihalal Polresta Pekanbaru
Angkat Tema Ekonomi Hijau Berkelanjutan Peringatan Hari Otoda 2024, Mendagri: Harus Segera Direalisasikan
Penuh Haru, Kapolres Rohil Membopong Nenek yang Pingsan Antre Sembako
Pemda Diharapkan Mulai Berorientasi Menuju Pembangunan Ramah Lingkungan