Pemda Diharapkan Mulai Berorientasi Menuju Pembangunan Ramah Lingkungan

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Kamis, 25 April 2024 | 20:39 WIB
Pemda Diharapkan Mulai Berorientasi Menuju Pembangunan Ramah Lingkungan
Pemda Diharapkan Mulai Berorientasi Menuju Pembangunan Ramah Lingkungan

RIAUMAKMUR.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan Indonesia saat ini sedang menuju green ekonomi. Bahhkan tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan blue energi. 

Tito Karnavian menerangkan, peluang blue energi cukup besar karena 60 persen teritorial Indonesia adalah air dan laut, namun saat ini potensi tersebut belum banyak tereksploitasi dengan baik. 

Sehingga menurutnya, ini adalah salah satu sumber bagi Indonesia untuk mengembangkan pembangunan untuk rakyat Indonesia sejahtera, memanfaatkan energi atau blue energi, pembangunan biru bidang kelautan. 

Baca Juga: Angkat Tema Ekonomi Hijau Berkelanjutan Peringatan Hari Otoda 2024, Mendagri: Harus Segera Direalisasikan

"Dalam konteks ini maka pemerintah daerah kita harap dapat memberikan kontribusi, mulai berorientasi untuk menuju pembangunan yang ramah lingkungan," ucapnya saat menjadi inspektur upacara Hari Otonomi Daerah 2024 di Surabaya yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemendagri, Kamis (25/4/24). 

Mendagri melanjutkan, pembangunan hijau, green development, green ekonomi, blue ekonomi, blue development dan lainnya maka perlahan Indonesia menuju kepada penggunaan energi-energi yang tidak mengeluarkan gas emisi karbon yang berbasis fosil.

Akan tetapi sebutnya, dalam pembangunan green ekonomi akan dilakukan dengan hati-hati dan dilakukan secara bertahap. 

Baca Juga: Penuh Haru, Kapolres Rohil Membopong Nenek yang Pingsan Antre Sembako

"Dalam konteks inilah terobosan kreatif dari seluruh kepala daerah sangat diperlukan kesamaan mindset harus dilakukan," ujarnya. 

Tito Karnavian menjelaskan, eksploitasi terhadap lingkungan harus dijaga dan hati-hati, jangan berlebihan. 

Dia mencontohkan eksploitasi tambang misalnya harus dilakukan dengan hati-hati disertai dengan reboisasi dan rehabilitasi, tidak hanya sekedar menambang dan merusak lingkungan. 

Baca Juga: Pesan Penting Kapolda Riau di Halal Bihalal Polresta Pekanbaru

"Kemudian juga potensi-potensi lain seperti pertanian yang ramah lingkungan juga harus dikembangkan untuk menjadi revenue yang signifikan," ucap Tito. 

Tito Karnavian menambahkan, dalam konteks ini Kemendagri siap untuk mengakomodir sebagai pembina dan pengawas pemerintah daerah.

Terangnya, Kemendagri siap untuk mengakomodir melalui penyusunan APBD, kemudian produk hukum yang berorientasi pada ramah lingkungan dan pembangunan ekonomi hijau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X