RIAUMAKMUR.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat inklusi keuangan di pedesaan melalui Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI). Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya ini, OJK Provinsi Riau bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengadakan Pasar Keuangan Rakyat (PKR) di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Acara ini merupakan puncak dari rangkaian Program Pengembangan EKI yang telah berjalan sejak Maret 2024.
Baca Juga: OJK Catat Lonjakan Investor SBN di Riau hingga 14.145 dalam Setahun
Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Riau, Elvira Azwan menyampaikan bahwa PKR Kampung Sengkemang adalah wujud komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera melalui akses keuangan yang inklusif.
"Berbagai program dalam rangka EKI Kampung Sengkemang telah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Elvira dikutip Kamis (29/8/2024).
Yang mana, PKR Kampung Sengkemang bertujuan untuk memperluas literasi keuangan, mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan petani, serta membangun ekosistem keuangan yang inklusif di desa tersebut.
Baca Juga: OJK: Industri Jasa Keuangan Riau Stabil dan Terjaga
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia 2023, indeks literasi keuangan nasional mencapai 65,43 persen, sementara indeks inklusi keuangan nasional sebesar 75,02 persen.
Sementara itu, Bupati Siak, Alfedri, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
"Dengan pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan, berinvestasi, dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia untuk meningkatkan kualitas hidup," kata Alfedri.
Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan di Daerah, OJK Edukasi Perempuan Riau
Program EKI di Kampung Sengkemang mencakup berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha, hingga peningkatan literasi keuangan.
Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan meliputi pelatihan untuk aparatur desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sengkemang melalui Program Desa BRILiaN, serta akuisisi klaster usaha emping jahe dan piring lidi untuk mempermudah akses modal bagi UMKM.
Selain itu, pendirian Galeri Edukasi & Investasi Desa serta program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menabung dan berinvestasi.
Artikel Terkait
OJK dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Riau Gelar Coffee Morning, Ini yang Dibahas
OJK Riau Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Sektor Jasa Keuangan Meningkat, Berikut Penjelasannya
BRI Apresiasi Keputusan OJK Hentikan Kebijakan Restrukturisasi Kredit Terdampak COVID-19
OJK Riau Gelar Coaching Clinic Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen Bagi 38 PUJK di Riau
OJK Riau Gelar Edukasi Bahaya Investasi Bodong dan Pinjaman Online Ilegal
OJK Kembangkan Ekosistem Keuangan Inklusif Komoditas Minyak Nilam
OJK Riau Ajak Gen-Z Jadi Agen Perubahan melalui Bootcamp Duta Literasi Keuangan 2024
OJK Bersama Stakeholders Perkuat Tata Kelola dan Integritas Sektor Jasa Keuangan
Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK RI Pilih Desa Dolokgede Kabupaten Bojonegoro Jawa timur
HUT ke-79 RI, Momentum OJK Perkuat Peran Mendukung Perekonomian Nasional