RIAUMAKMUR.COM - Investasi syariah saat ini terus berkembang di Indonesia dan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat.
Produk keuangan ini dijalankan berdasarkan prinsip Islam yang mengedepankan keadilan, transparansi, serta menolak praktik yang dilarang, seperti riba, perjudian, dan perdagangan barang haram.
Sejauh ini, instrumen investasi syariah yang telah tersedia juga sudah cukup beragam jenisnya.
Baca Juga: 3 Prinsip Investasi Abadi Benjamin Graham yang Masih Relevan
Saham syariah hanya berasal dari perusahaan yang tercatat dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan secara berkala oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selain saham, ada reksa dana syariah yang dikelola sesuai kaidah Islam dan memberikan pilihan diversifikasi portofolio.
Sukuk dan obligasi syariah juga menjadi bagian dari instrumen ini. Keduanya biasanya dipilih oleh investor jangka panjang karena memiliki pola pengelolaan yang relatif stabil.
Di luar pasar modal, emas dan properti juga termasuk dalam kategori investasi syariah.
Emas dapat dibeli dalam bentuk fisik maupun digital, sedangkan properti syariah merujuk pada aset yang dikelola sesuai prinsip halal.
Baca Juga: IHSG Sempat Tembus 8.000 saat Pidato Prabowo, Berakhir Melemah Tipis di Sesi Pertama
Setiap produk investasi memiliki risiko yang berbeda.
Saham syariah memiliki kecenderungan fluktuatif yang mengikuti kondisi pasar.
Sementara reksa dana dipengaruhi oleh kinerja portofolio, sukuk dan obligasi syariah berpotensi menghadapi likuiditas.
Sedangkan emas dan properti bergantung pada pergerakan harga serta ketersediaan modal.
Artikel Terkait
Hati-Hati Investasi Bodong, Kalau Sudah Terperangkap Jangan Harap…
Emas Atau Perak, Warren Buffett Ungkap Rahasia Investasi yang Jarang Diketahui Selama Ini
Waspadai Tawaran Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal saat Lebaran, Ini Imbauan OJK Riau
Cara Paling Mudah untuk Mengenali Ciri-Ciri Investasi Bodong, Simak Penjelasannya Berikut Ini
Bidang Kuliner Jadi Salah Satu Penopang Investasi Kota Pekanbaru
Ajak Generasi Muda untuk Berinvestasi, Bayar Investasi Surat Berharga Negara Bisa Pakai DANA
Pemanfaatan Pipa Cisem II Resmi Dimulai, PGN Siap Tingkatkan Investasi Energi
Pegadaian Sosialisasikan Pentingnya Melek Investasi dan Pembiayaan Mikro di Pekanbaru
BTN dan Qatar Kerja Sama Bangun 100.000 Hunian, Suntik Investasi USD2 Miliar
OJK Riau Dorong ASN Siak Melek Keuangan, Tekankan Hindari Investasi Ilegal
3 Prinsip Investasi Abadi Benjamin Graham yang Masih Relevan