Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp700 triliun dari industri hulu migas pada tahun 2022.
Langkah untuk mencapai angka Rp700 triliun itu juga tidaklah mudah. Di mulai dari SKK Migas mengimplementasikan beberapa strategi dan terobosan, seperti penyederhanaan proses bisnis, konsistensi dalam tata kelola industri hulu migas, hingga transformasi organisasi yang telah dilakukan sejak 2020.
Berbagai upaya dan strategi melakukan terobosan melalui penyederhanaan proses bisnis, konsistensi melaksanakan tata kelola industri hulu migas dan hasil dari transformasi organisasi SKK Migas yang dicanangkan sejak 2020 memberikan hasil yang menggembirakan. Gebrakan yang dilakukan SKK Migas tersebut menghasilkan sekitar Rp700 triliun dari industri hulu migas ke negara di tahun 2022.
Baca Juga: SKK Migas Pastikan Kegiatan Lifting Minyak untuk Kilang Dumai Aman dan Lancar
“Kami bersyukur, berbagai langkah yang dilakukan SKK Migas melalui penyederhaan proses bisnis, transformasi, digitalisasi dan integrasi sistem dengan berbagai pihak yang terkait telah menciptakan pengelolaan industri hulu migas yang transparan, akuntabel, efisiensi biaya dan kecepatan proses sehingga memberikan dampak yang sangat signifikan dimana industri hulu migas dapat menghasilkan sekitar Rp700 triliun untuk negara”, kata Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi di Jakarta (8/5/2023).
Kurnia menambahkan hulu migas sebagai motor penggerak perekonomian nasional melalui hasil penjualan migas secara langsung berkontribusi sekitar Rp 672 triliun. Yaitu terdiri atas hasil penjualan minyak dan gas bumi sekitar Rp 583 triliun. Termasuk alokasi dana bagi hasil migas sebesar Rp17 Triliun yang turut dirasakan oleh daerah penghasil. Serta hasil penerimaan lain dari hulu migas sekitar Rp 89 triliun yang meliputi signature bonus, production bonus, firm commitment, pembayaran PPN, PBB Migas, PDRD, dan Pajak Penghasilan migas serta pendapatan lainnya.
Baca Juga: Juni, Pemprov Riau dan Pemda akan Terima PI 10 Persen Blok Rokan, Diperkirakan Rp1 Triliun Lebih
Nilai tersebut diperoleh melalui beberapa gebrakan yang telah dilakukan diantaranya percepatan penerimaan hasil penjualan minyak bumi melalui penyederhanaan proses bisnis penagihan dan pembayaran, melakukan fleksibilitas skema komersialisasi melalui optimalisasi lifting minyak dan pengembangan sistem dan prosedur yang mendukung proses percepatan tersebut.
Dukungan terhadap pertumbuhan industri tertentu yang memanfaatkan gas bumi, juga terus dilakukan melalui implementasi Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang berkontribusi mencapai sekitar Rp 24 triliun.
Lebih lanjut Kurnia menginformasikan terobosan dan improvement yang dilakukan oleh SKK Migas dalam pelaksanaan lifting minyak dan gas bumi di tahun 2022 mampu mengamankan penerimaan negara sehingga memberikan dukungan pada percepatan cashflow penerimaan negara.
“Setiap lifting yang dicatat, 100% pembayaran sudah masuk ke rekening negara, meskipun di lapangan ada beberapa kegiatan lifting yang tertunda karena gangguan cuaca dan lainnya. Langkah ini akan mengamankan penerimaan negara dan percepatan cashflow negara sehingga dapat mendukung berbagai program pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah dalam APBN”, ujar Kurnia.
Selain itu, dari sisi pengelolaan dan pemanfaatan barang milik negara (BMN) Hulu Migas, SKK Migas telah melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap pengelolaan BMN dan terus melakukan upaya transformasi dan optimalisasi, dimana sampai dengan akhir tahun 2022, nilai BMN Hulu Migas pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat sebesar Rp598,71 triliun atau meningkat 4% dari tahun sebelumnya dan berhasil melakukan optimalisasi BMN dengan membukukan PNBP pengelolaan BMN hulu migas sebesar Rp251,22 miliar atau meningkat 35% dari tahun sebelumnya. SKK Migas turut serta medorong pemanfaatan Aset Kilang LNG Badak dimana industri hulu migas yang berhasil disetorkan ke negara sekitar Rp 1,7 triliun atas pemanfaatan Kilang LNG Badak.
Baca Juga: Jaga Kinerja Layanan Gas Bumi, PGN Raih Laba Bersih Rp 4,84 Triliun
“Tahun 2022, SKK Migas dan Kementerian Keuangan juga telah melakukan pertukaran data sektor hulu migas melalui Sistem Informasi Terintegrasi (SIT) sehingga memberikan data yang transparan dan mempercepat proses pencatatan yang pada gilirannya mempercepat proses bisnis sehingga kegiatan pengelolaan hulu migas menjadi semakin optimal dan mendukung pengambilan keputusan terkait kebijakan disektor hulu migas”, kata Kurnia.
Dalam rangka memastikan pemanfaatan dan pengelolaan minyak mentah dan kondensat serta gas bumi, LNG dan LPG secara optimal guna mendukung perekonomian nasional, ketahanan energi dan pemenuhan kebutuhan industri domesik, SKK Migas telah melakukan beberapa langkah dan terobosan.
Artikel Terkait
Warga Dumai Geger Suara Ledakan dan Getaran Kuat hingga Merusak Atap Rumah, Diduga Kilang Pertamina Meledak
Kilang Minyak Dumai Meledak dan Sebabkan Atap Rumah Warga Rusak, Ini Penjelasan Pertamina
Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai, 5 Orang di Ruang Operator Luka-luka
Tidak Ada Korban Jiwa di Kebakaran Kilang Dumai, Pertamina: Korban Luka Serpihan Kaca, Sudah Kembali ke Rumah
PPN Sumbagut Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman Pasca Kejadian di Pertamina RU II Dumai
Pertamina akan Data Rumah Warga yang Rusak Akibat Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Pertamina dan Kepolisian Lakukan Investigasi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Dumai
Tinjau Lokasi Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai, Ini Instruksi Kapolda Riau Irjen Iqbal
Kebocoran Hidrogen di Pipa Suction Discharge Area Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Dumai
Direksi Pertamina Pantau Langsung Recovery Kilang Minyak PT KPI RU Dumai
SKK Migas Pastikan Kegiatan Lifting Minyak untuk Kilang Dumai Aman dan Lancar
Kasus Ledakan Kilang Minyak, Petinggi Pertamina Dumai Diperiksa Polda Riau
Perbaikan Rumah Warga Terdampak Ledakan Kilang Pertamina Dumai Masuk ke Tahapan Verifikasi dan Appraisal
PGN Subholding Gas Pertamina Pastikan Keamanan Penyaluran dan Layanan Gas Bumi di 73 Daerah Selama Idul Fitri
Reses di Dumai, Jon Erizal Pastikan Kompensasi Pertamina untuk Masyarakat Tempatan
PT KPI RU Dumai Cairkan Kompensasi untuk Warga Terdampak Ledakan Kilang Pertamina
Satgas RAFI Pertamina Pastikan Pasokan dan Distribusi Energi Aman di Riau
Konsumsi Gasoline di Riau Naik 6 Persen, Pertamina Patra Niaga: Capai 2.936 KL per Hari selama Satgas RAFI