Tak Lagi Disambut Teh Hangat Mbok Yem, Gunung Lawu Kehilangan Sosok Ikoniknya

photo author
Hasmawi RM, Riau Makmur
- Kamis, 24 April 2025 | 16:05 WIB
Nasib Warung Setelah Mbok Yem Meninggal Dunia. (x.com/irfansugiharto_)
Nasib Warung Setelah Mbok Yem Meninggal Dunia. (x.com/irfansugiharto_)

Warung Mbok Yem adalah tempat yang menyimpan cerita. Ia dikenal dengan keramahan khasnya, menjadi peneduh di tengah dinginnya kabut Lawu.

Hampir tak ada pendaki yang tak mengenal namanya atau belum pernah merasakan teh hangat hasil seduhannya.

Dalam dunia pendakian, Mbok Yem bukan sekadar penjaja makanan. Ia adalah simbol keteguhan, dedikasi, dan kehangatan. Meski hidup di tengah alam dengan segala keterbatasan, ia tetap melayani dengan penuh cinta.

Di saat banyak orang seusianya memilih hidup nyaman bersama keluarga, Mbok Yem justru bertahan di ketinggian, menyatu dengan alam dan menyambut siapa pun yang datang. Pulang ke rumah hanya ia lakukan sesekali, biasanya saat Lebaran.

Kini, setelah puluhan tahun menjadi bagian dari Gunung Lawu, Mbok Yem menutup lembar terakhir hidupnya.

Ia memilih menghabiskan sisa waktu bersama keluarga sebelum akhirnya berpulang dalam damai. Selamat jalan, Mbok Yem. Namamu akan selalu hidup dalam kenangan para pendaki.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasmawi RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X