hiburan

Dugaan Perbudakan di Balik Gemerlap Sirkus, Wamen HAM Siap Panggil Taman Safari

Kamis, 17 April 2025 | 12:50 WIB
Potret pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari (kiri) dan korban eks pemain sirkus (kanan). (Instagram.com @fimazidayuka - X.com / KangManto123)

RIAUMAKMUR.COM - Media sosial tengah diramaikan oleh perbincangan terkait dugaan eksploitasi yang diungkapkan sejumlah mantan pemain sirkus kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kementerian HAM).

Sorotan publik pun mengarah ke Oriental Circus Indonesia (OCI), mitra pertunjukan yang dahulu pernah menjalin kerja sama dengan Taman Safari Indonesia dalam penyelenggaraan atraksi sirkus.

Meski kolaborasi itu telah lama berakhir, nama Taman Safari ikut terseret dalam pusaran isu yang memantik keprihatinan masyarakat.

Baca Juga: Bukan Sirkus, Ini Neraka! Kisah Mengerikan di Balik Oriental Circus Indonesia Terbongkar

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil manajemen Taman Safari untuk dimintai keterangan terkait dugaan eksploitasi dan kekerasan.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @mugiyanto.official, Kamis, 17 April 2025, ia mengungkapkan telah menerima audiensi dari para eks pemain sirkus OCI dua hari sebelumnya, di Kantor KemenHAM, Jakarta.

“Kemarin saya menerima audiensi dari para korban kekerasan, pelecehan, dan dugaan perbudakan,” tulisnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh korban merupakan perempuan dan diduga mengalami pelanggaran hak asasi manusia selama bertahun-tahun saat menjadi bagian dari pertunjukan sirkus.

Baca Juga: Dibully Netizen karena Badan Melar, Lisa Mariana Putuskan Operasi Potong Lambung

“Dari keterangan para korban yang semuanya perempuan ini, diduga telah terjadi pelanggaran HAM,” tambah Mugiyanto.

Ia juga mengungkapkan bahwa peristiwa yang dilaporkan terjadi puluhan tahun silam, saat para korban masih bekerja sebagai bagian dari sirkus yang dikelola secara bisnis.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak KemenHAM berencana memanggil pihak-pihak yang dianggap relevan guna menggali informasi lebih lanjut dan memastikan pemenuhan hak-hak korban.

“KemenHAM akan memanggil para pihak yang diduga terkait dalam tindak kekerasan ini untuk didengar keterangannya,” ujar Mugiyanto. 

Baca Juga: Jokowi Akhirnya Tanggapi Soal Foto Ijazah dan Kacamata yang Jadi Masalah

Langkah ini, kata dia, juga bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Halaman:

Tags

Terkini