Di Akhir Tahun 2023, Timnas Amin Pecah, Relawan Sebut Sudirman Said Sudah Offside

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Minggu, 31 Desember 2023 | 19:42 WIB
CO Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar [Timnas AMIN] Sudirman Said mengatakan menghormati kemandirian semua organisasi untuk menjaga netralitas Pemilu 2024.  (ist)
CO Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar [Timnas AMIN] Sudirman Said mengatakan menghormati kemandirian semua organisasi untuk menjaga netralitas Pemilu 2024. (ist)

RIAUMAKMUR.COM - Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) sepertinya sedang mengalami perpecahan.

Hal tersebut bermula dari co-captain Timnas Amin, Sudirman Said menilai Wakil Ketua Umum yang menjabat sebagai Pelatih Kepala Timnas Amin, Ahmad Ali seperti anomali.

Penilaian itu, disampaikan co-captain Timnas Amin, karena ucapan-ucapan Ahmad Ali provokatif dan memancing keresahan bahkan di antara relawan dan partai-partai pengusung Anies-Muhaimin.

Baca Juga: Anies Baswedan Live Tiktok, Netizen Antusias, Dikasih Gelar Oppa dan Melahirkan Akun Khusus Pecinta K-Pop yang Dukung Anies

Sementara relawan Amin 2024 menilai langkah dan pernyataan Sudirman Said adalah sebuah pelanggaran alias off-side pada saat kompetisi menuju pemilihan presiden sedang berlangsung.

"Tindakan Sudirman Said sudah offside, pertandingan masih berlangsung seharusnya barisan tim pemenangan fokus dulu untuk pemenangan, jangan liar," kata Koordinator Nasional Relawan Amin 2024, Ricky Valentino dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (30/12/2023).

Ricky Valentino berpendapat, manuver yang dilakukan Sudirman Said dalam menjalin komunikasi dengan pihak lawan serta ikut campur tentang dapur partai pengusung Amin merupakan tindakan tidak etis.

Baca Juga: Eka Anugrah, Wanita Viral yang Sumbang 100 Unit Mobil untuk Pemenangan Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar, Kini Hidupnya tak Tenang Karena Dilaporkan

Sudirman selaku co-captain Timnas Amin harusnya fokus bekerja untuk pemenangan Amin, dengan menggerakkan mesin dan organ-organ relawan yang tersebar seluruh Indonesia. Jangan malah sibuk dengan urusan yang tidak penting.

Ricky mengatakan, komunikasi politik itu nanti dilakukan setelah hasil resmi KPU putaran pertama keluar dan dalam sebuah pertandingan pelatih kepala (head coach) adalah penentu setiap pertandingan.

Kapten Timnas Amin, Muhammad Syaugi Alaydrus menegaskan, adanya pemberitaan mengenai perbedaan pendapat antara Sudirman Said dan Ahmad Ali adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi.

Baca Juga: Debat Cawapres, Anies Baswedan Sebut Muhaimin Iskandar Sudah Punya Pengalaman dan Prestasi, Tak Ada Tips Khusus

"Punya pandangan yang berbeda itu adalah sesuatu yang wajar, itulah bentuk demokrasi dalam berorganisasi," ujar Syaugi di Jakarta, Sabtu (30/12/2023) dikutip Antara.

Dia menjelaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan pendapat, tujuan utama para anggota timnas Amin tetap sama, yaitu untuk memenangkan paslon nomor urut 1 dalam Pilpres 2024.

Syaugi juga menilai bahwa organisasi yang dipimpinnya terus berkembang dan berdinamika, dengan jumlah personel mencapai 2.000 orang. "Timnas ini setiap hari bertambah, sekarang sudah memiliki 2.000 anggota," tambahnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Sumber: beritasatu.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X