Maruarar Sirait Pamit dari PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto Singgung Keberhasilan Menjadi Seorang Pengusaha, Buktinya dari Foto-foto

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Selasa, 16 Januari 2024 | 09:42 WIB
Maruarar Sirait.(Dok/Antara/Abdu Faisal)
Maruarar Sirait.(Dok/Antara/Abdu Faisal)

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, resmi menerima keputusan kadernya, Maruarar Sirait.

Dikatakan Hasto Kristiyanto, Maruarar Sirait sudah menyerahkan KTA kepada Wakil Sekretaris Jenderal Utut Adianto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat pada Senin (15/1/2024) malam.

Hasto Kristiyanto menegaskan, menjadi seotang kader PDI Perjuangan harus didasarkan prinsip kesukarelaan sehingga siapa saja bisa mengajukan pengunduran diri, termasuk Maruarar Sirait.

Baca Juga: PDI Perjuangan dan Gerindra Memanas, Hasto Kristiyanto Tuduh Prabowo Subianto Mainkan Politik Pecah Belah, Fadli Zon Kasih Balasan Menohok

PDIP, lanjutnya, juga tidak akan menahan kader yang ingin pamit.

“Terlebih dengan kondisi Pak Ara [sapaan Maruarar] sekarang yang sudah semakin berhasil sebagai pengusaha. Beberapa foto Pak Ara dengan pengusaha menunjukkan keberhasilan itu," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (16/1/2024).

Menurutnya, pengunduran diri Ara merupakan bagian dari konsolidasi kader PDIP.

Baca Juga: Niat Hati Kritik Kebijakan Menteri Pertahanan, Hasto Kristiyanto Dapat Jawaban Langsung Dari Presiden

Hasto mengaku, saat ini PDIP sedang berjuang untuk menempatkan kedaulatan rakyat sebagai hukum tertinggi di dalam menentukan pemimpin.

"Dan sekaligus melakukan koreksi terhadap berbagai upaya yang mencoba untuk melanggengkan kekuasaan sampai harus terjadi pelanggaran etik berat oleh Anwar Usman melalui manipulasi hukum di MK," katanya.

Sebelumnya, Ara mengumumkan hengkang PDIP usai mengunjungi markas partai berlambang banteng bermoncong putih itu pada Senin (15/1/2024) malam.

Baca Juga: Ibu Gibran Rakabuming, Iriana Jokowi Jadi Korban Hoax, Warga Solo Ini Bersimpati, Aku PDIP, Aku Gibran'

Ara menjelaskan, keputusannya mengundurkan diri untuk mengikuti langkah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagai informasi, Jokowi belakangan memang tampak menampakkan kedekatan dengan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Apalagi, putra sulung Jokowi yaitu Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo.

Sementara itu, PDIP merupakan partai yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD.

Mereka bahkan mulai banyak mengkritisi Jokowi usai adanya putusan kontroversial Mahkamah Konstitusi no. 90/PUU-XXI/2023 yang memberi karpet merah untuk Gibran jadi cawapres Prabowo.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X