Niat Hati Kritik Kebijakan Menteri Pertahanan, Hasto Kristiyanto Dapat Jawaban Langsung Dari Presiden

photo author
Ikhwan RM, Riau Makmur
- Sabtu, 19 Agustus 2023 | 16:19 WIB
Hasto Kristianto tanggapi berita Effendi Simbolon tak masuk bacaleg PDI Perjuangan 2024
Hasto Kristianto tanggapi berita Effendi Simbolon tak masuk bacaleg PDI Perjuangan 2024

RIAUMAKMUR.COM - Celotehan Sekjen PDIP Hasto Kristianto yang menyebut proyek Food Estate sebagai sebuah kejahatan lingkungan menuai polemik.

Alih - alih ingin mengkritik Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Sekjen PDIP Hasto Kristianto malah mendapat tanggapan oleh sesama kader partai di PDIP yakni Presiden Jokowi.

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristianto sempat melontarkan statemen bahwa proyek Food Estate yang digalakkan Kementerian Pertahanan sebagai sebuah kejahatan terhadap lingkungan.

Baca Juga: Walikota di Korea Selatan Ajak Kerjasama Pariwisata Dengan Batam

Pernyataan ini disebutnya dengan didasari pada anggapannya bahwa proyek tersebut membabat hutan.

Orang kepercayaan Ketua Umum PDIP Megawati ini menilai bahwa proyek Food Estate tidak berjalan dengan baik.

Celotehan ia pun disambut jawaban oleh Presiden RI yang juga kader dari PDIP, Joko Widodo.

Baca Juga: Laris Manis di Bioskop China, Film Zhang Yixing dan Jin Chen 'No More Bets' Segera Tayang di Indonesia

Bukan lagi Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan RI yang menjawab tudingan tersebut, melainkan presiden langsung.

Presiden Jokowi menyebut bahwa proyek Food Estate merupakan program yang penting.

"Ini dilakukan gunanya untuk mengantisipasi krisis pangan terjadi," ungkapnya.

Baca Juga: Apri/Fadia Lakoni Debut di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2023, Anthony Ginting Dipastikan Mundur

Jokowi menyebut bahwa hal yang wajar sebuah program yang baru mulai masih terdapat banyak kekurangan, kekurangan itulah yang dibenahi hingga bisa mencapai hasil yang lebih baik.

Menurutnya kebijakan Food Estate sebagai langkah menyiapkan cadangan strategis nasional.

"Ini untuk memenuhi kebutuhan didalam terlebih dahulu, jika ada berlebih itu bisa digunakan untuk bantu negara lain," bebernya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ikhwan RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X