Golkar Ingin Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau yang Direbut PDIP, Sebut Ada Kecurangan di Rohul

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Minggu, 10 Maret 2024 | 11:31 WIB
Logo Golkar
Logo Golkar

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Riau akan tetap berupaya mempertahankan kursi Ketua DPRD Riau, yang sudah puluhan tahun diisi kader Golkar.

Sebagai informasi, saat ini telah dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi suara 65 Calon Anggota DPRD Riau, yang berasal dari 8 Dapil. Dan PDIP berhasil unggul dari Partai Golkar dengan 11 kursi.

Sementara Partai Golkar hanya memperoleh kursi 10 saja.

Baca Juga: Syukuran Menyambut Ramadhan, Ida Yulita Susanti Deklarasikan Seribuan Keluarga Besar Ida Golkar

Partai Golkar, melalui Juru Bicara Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar Riau, Toni Werdiansyah, mengatakan, pihaknya belum bersedia menerima hasil rekapitulasi di Dapil 5 Kabupaten Rokan Hulu.

Pasalnya, ada beberapa poin yang menjadi alasan Partai Golkar keberatan menerima hasil tersebut.

Keberatan ini akan diperjuangkan melalui Mahkamah Konstitusi (MK), supaya bisa dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa TPS di Rokan Hulu.


Dasar dilakukan PSU itu adalah ditemukannya beberapa kejadian, yang mengindikasikan ada kecurangan saat proses Pileg berjalan.

Makanya saksi Golkar tidak ikut tanda tangan berita acara. "Kami sudah ajukan keberatan. Golkar akan berjuang di Mahkamah Konstitusi, MK. Kami minta PSU di beberapa TPS di Kabupaten Rokan Hulu," ujar Toni, usai pleno, didampingi anggota saksi Sukirno dan Khairul Amri.

Adapun poin-poin keberatan Saksi Golkar, antara lain; pertama, sebanyak 31 TPS di area Perkebunan PT. TORGANDA Desa Tambusai Utara, undangan Pemilih (C-6) tidak sampai kepada pemilih, sehingga jumlah pemilih yang datang ke TPS hanya berkisar sekitar 10-15%.

Kedua, sebanyak 5 TPS di Desa Tambusai Utara telah terjadi mobilisasi pemilih oleh salah satu
partai hanya menggunakan KTP.

Ketiga, data pemilih tidak sesuai dengan data Coklit sehingga di DPT masih ditemukan nama pemilih yang sudah meninggal dunia.

Keempat, PT. PERKEBUNAN Hutahean Desa Batang Kumu melarang aktivitas Caleg dan pemasangan APK, dan kelima, beberapa TPS di Desa Mahato setelah dibuka kotak pada saat rekapitulasi kecamatan, banyak ditemukan plano yang tidak ditandatangani oleh KPPS.

"Semua keberatan ini, secara resmi sudah ditulis di dalam form resmi keberatan sesuai aturan KPU. Sudah pula kami sampaikan dalam pleno ini. Selanjutnya, ini akan menjadi dasar kita untuk berjuang nanti di MK," ujar Toni.

Seberapa yakin, PSU ini akan bisa menambah kursi Golkar di dapil Rohul? Secara tegas dikatakan Toni, sangat yakin. Karena Rohul adalah salah satu lumbung suara Golkar. Jika hasil PSU sesuai harapan, maka kursi Ketua DPRD Riau tetap dipegang oleh Golkar.

"Kami yakin dapat 1 kursi lagi di Dapil 5 Rokan Hulu. Karena Rohul ini salah satu lumbung suara Golkar. Dengan begitu, kursi Ketua DPRD Riau tetap dipegang Golkar. Jumlah kursi nanti jadi 11, dan jumlah suara Golkar jauh lebih besar," jelas Toni bersemangat.

Adapun, dari 65 total kursi di DPRD Riau, PDIP meraih 11 kursi.

Disusul oleh Golkar dan PKS yang sama sama meraih 10 kursi.

Kemudian Gerindra dan Demokrat meraih 8 kursi, PKB dan Nasdem sama sama meraih 6 kursi.

PAN 5 kursi dan PPP 1 kursi.

Berikut total suara partai yang meraih kursi dan Caleg terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2024-2029:

- Dapil Riau 1 (Kota Pekanbaru):

1. PKS suara total 98.720
Ayat Cahyadi 27.291

2. Golkar suara total 81.596
Parisman Ihwan 19.910

3. Nasdem suara total 68.431
Munawar 19.509

4. Demokrat suara total 62.838
Agung Nugroho 47.198

5. PDIP suara total 59.033
Robin Hutagalung 16 692

6. Gerindra suara total 43 891
Ginda Burnama 13.792

7. PAN suara total 36.639
M Fadel Variza 16.784

8. PKB suara total 36.084
Kasir 16.550

9. PKS 98.720 (kursi kedua)
Ahmad Tarmizi 18 317

- Dapil Riau 2 (Kabupaten Kampar)

1. Gerindra 78.123
Edi Basri 22.654

2. Golkar 64.567
Repol 23.261

3. PKS 57.888
M Amal Fathullah 16.413

4. PAN 49.347
Diski 17.690

5. PDIP 37.156
Mamun Solikhin 14.261

6. PKB 35.798
Adrias 13.814

7. Nasdem 29.921
Efrinaldi 8.441

8. Demokrat
Eva Yuliana

- Dapil Riau 3 (Kabupaten Rokan Hulu)

1. Golkar 72.571
Evi Juliana 27. 060

2. Gerindra 52.887
Budiman 30.440

3. Demokrat 36.854
Kelmi Amri 24.479

4. Nasdem 31.230
Hasby Assodiqi 13.488

5. PKS 25.257
Adam Safaat 17.816

6. PDIP 24.635
Hardi Candra 13.265

- Dapil Riau 4 (Kabupaten Rokan Hilir)

1. Golkar 78.729
Nalladia Ayu Rokan 40.430

2. PDIP 47.877
Suyadi 16.154

3. Demokrat 37.639
Dodi Saputra 11.799

4. Nasdem 36.344
Rahmat 13.402

5. Gerindra 36.140
Syafrudin Iput 14.299

6. PKS 29.466
Sutan Sari Gunung 9.981

7. Golkar 78.729 (kursi kedua)
Darmalis 10.263

- Dapil Riau 5 (Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kota Dumai)

1. PDIP 148.239
Alga Viqky Azmi 45.107

2. PKS 79.939
Khairul Umam 34.998

3. Golkar 72.081
Indra Gunawan Eet 25.653

4. Nasdem 54.402
Farida Saat 22.306

5. PDIP 148.239 (kursi kedua)
Kaderismanto 19.708

6. Gerindra 48.844
Hardianto 15.572

7. PAN 45.499
Sunaryo 18.688

8. PKB 44.712
Misliadi 14.565

9. Demokrat 43.366
Nur Azmi 10.772

10. PDIP 148.239 (kursi ketiga)
Sofyan 18.803

11. PKS 79.939
Abdul Kosim 14.315

- Dapil Riau 6 (Kabupaten Siak, Pelalawan)

1. PDIP 89.667
Sella Pitaloka 23.666

2. Golkar 75.223
Imustiar 18.789

3. PAN 62.034
Fairus 13.492

4. PKB 52.886
Muhtarom 14.649

5. Gerindra 49.411
Androy Aderianda 12 284

6. Demokrat 43.744
Monang Elizer Pasaribu 14.619

7. PKS 32.168
Abdullah 15.067

8. PDIP 89.667 (kursi kedua)
Soniwati 16.622

- Dapil Riau 7 (Kabupaten Indragiri Hilir)

1. Golkar 74.896
Ferryandi 23.750

2. PKB 68.480
Dani M Nur Salam 31.504

3. PDIP 48.226
Andi Darma Taufik 17.256

4. PPP 40.796
Ikbal Sayuti 15.241

5. Demokrat 26.143
Agus Triansyah 12.827

6. Gerindra 26.872
Zulfadli 10.971

7. Golkar 74.896
Septina Primawati 21.952

8. PKS 23.837
Samsuri Daris 7.939

- Dapil Riau 8 (Kabupaten Indragiri Hulu, Kuantan Singingi)

1. PDIP 77.113
Dodi Nefeldi SPBU 22.579

2. Gerindra 70.645
Zulhendri 23.722

3. Golkar 45.707
Jons Ade Nofendra 11.027
4. PKB 42.874
Ade Agus Hartanto 23.781

5. Nasdem 43.675
Daniel Eka Perdana 22.320

6. PAN 38.704
Dodi Irawan 16.542

7. Demokrat 38.041
Manahara Napitupulu 20.446

8. PKS 26.691
Rizal Zamzami 9.279.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X