RIAUMAKMUR.COM, BENGKALIS - Ketua Biro Media Tim Pemenangan Pasangan Calon dan Wakil Bupati Bengkalis 02 Syahrial - Andika, Afwan Afandi, mengaku debat yang dilaksanakan tadi malam memberikan dampak elektoral terhadap pasangan dengan singkatan SANDI ini.
Dikatakan Afwan Afandi, gagasan-gagasan perubahan yang disampaikan oleh Paslon SANDI terbukti mewakili keresahan masyarakat Bengkalis terhadap pemerintahan sekarang.
"Masyarakat merasa terwakilkan dengan gagasan perubahan yang disampaikan SANDI, karena memang itulah kondisi yang terjadi di masyarakat, jadi tidak ada istilah katanya-katanya, semua informasi kita real adalah keluhan masyarakat," ujar Afwan Afandi, Senin (4/11/2024).
Baca Juga: Setuju dengan Program Rp 100 Juta per-RT, Tokoh Masyarakat Duri Darmizal Siap Menangkan SANDI
Keluhan-keluhan masyarakat seperti akses kesehatan, persoalan bantuan sosial, pelayanan RoRo adalah murni keluhan masyarakat yang selama ini tak tersampaikan.
"Sampai sekarang masih ada tokoh masyarakat yang berterimakasih karena mereka merasa terwakilkan dengan penyampaian SANDI pada debat tadi malam," tambahnya.
Persoalan ini, jelas Afwan, mestinya menjadi catatan semua Paslon, bukan malah membantah. Jika keluhan-keluhan masyarakat dianggap "katanya-katanya", itu akan menciptakan distrust kepada pemerintah.
Baca Juga: Jadi Penyelamat Demokrasi, Keberanian Syahrial Diapresiasi, Pilkada Bengkalis Diharapkan Berjalan Adil dan Bebas Intimidasi
"Pemimpin yang baik itu adalah melihat kondisi di bawah, bukan hanya sekedar menerima laporan dari dinas saja tanpa melakukan kroscek ke bawah," ujarnya.
Lebih jauh, Afwan menyebut bahwa pasangan SANDI yang diusung oleh Partai Golkar ini adalah koalisi rakyat, didukung penuh oleh masyarakat yang selama ini keluhannya tak pernah digubris.
"Pak Syahrial itu ayahnya seorang nelayan, Pak Andika itu ayahnya seorang petani, mereka lahir dari bawah dan pastinya tak akan diam dengan keresahan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Maju di Pilkada Bengkalis, SANDI Ingin ASN dan Penerima Bansos Merdeka, Syahrial: Tidak Boleh Ada Beban Politik
Selain itu, SANDI adalah orang-orang berpendidikan yang tahu etika dalam menyampaikan keluhan dan gagasan. Apalagi keduanya adalah organisatoris yang sudah sangat berpengalaman di dunia pergerakan.
"Mental pasangan SANDI sudah terlatih karena lahir dari rahim organisasi, jadi debat-debat begini sudah biasa mereka lakukan belasan tahun yang lalu. Makanya, SANDI bisa tampil maksimal tadi malam dan berhasil menyampaikan gagasan dengan sangat baik tanpa harus melanggar etika," tutupnya.***
Artikel Terkait
Jadwal Konser NDX AKA Selama November 2024, Ada Nggak di Kotamu?
Jadwal Konser Guyon Waton November 2024 di Berbagai Kota
Warga Sialang Munggu Berbondong-Bondong Dukung Abdul Wahid - SF Hariyanto, Jalan Mulus Jadi Bukti
Butuh Perubahan! Warga Kampar Kiri Hulu Pilih Nomor 1 Abdul Wahid - SF Hariyanto untuk Masa Depan Lebih Baik
Elektro Talkshow Himatro Polbeng Bahas Eksplorasi Distribusi Listrik untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Are You The One vs The Rise of Ning, Manakah Drama dan Kemistri Terbaik Zhang Wanyi Tahun Ini?
ASN BENGKALIS (TIDAK) MERDEKA* Lips Service versus "Faktanya"
Delegasi Polbeng Ikuti Workshop Medical First Responder KSR PMI UIN Suska Riau, Ini Manfaatnya
Pengusaha Muda Titipkan Kemajuan Riau ke Abdul Wahid - SF Hariyanto
RUPS Kementerian BUMN Putuskan Pergantian Direksi dan Komisaris Pertamina