RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Politisi senior Gerindra Riau, Edi Basri, mengungkapkan bahwa investasi Danantara harus didukung secara penuh, karena ini berkaitan dengan masa depan bangsa.
Dikatakan Edi Basri, secara filosofi, Danantara merupakan kepanjangan dari Daya, Anagata, dan Nusantara. Daya berarti energi atau kekuatan, Anagata berarti masa depan, dan Nusantara berarti Tanah Air Indonesia.
Sehingga, menurut Edi Basri, Danantara mencerminkan kekuatan energi masa depan Indonesia.
Ketua Komisi III DPRD Riau ini menjelaskan, Danantara ini nantinya akan membiayai 20 proyek mercusuar di Indonesia untuk kepentingan hilirisasi produk bahan baku, terutama energi.
"Danantara itu untuk swasembada energi, dengan dana itu kita akan punya pabrik minyak, nikel, dan lainnya. Yang selama ini kita jual bahan baku, kemudian kita beli barang jadi dengan harga tinggi.
Nah, kedepan kita akan mengolah semua potensi energi kita sampai ke hilirnya," kata Edi Basri, Senin (24/2/2025).
Legislator Dapil Kampar ini memaklumi jika banyak pihak yang kaget dengan kebijakan ini, tapi dia menyebut bahwa ini adalah lompatan luar biasa dari presiden.
"Jadi jangan dipolitisir, perjuangan Presiden Prabowo murni untuk bangsa, dan dia sudah melakukan perjuangan untuk bangsa sejak dahulu. Dan sekarang adalah kesempatan beliau (Prabowo) berbuat lebih banyak untuk bangsa," tambahnya.
Posisi Riau sendiri, kata Edi, sangat berpotensi mendapatkan akses dana tersebut, mengingat Riau memiliki potensi energi yang luar biasa.
"Kita harus mengambil keuntungan dari sini, selama ini hasil bumi kita dieksplorasi dan kita jual bahan bakunya. Kedepan tentu kita berhadap ada smelter di Riau, sehingga ada banyak produk turunan dari hasil alam kita, apalagi kita punya potensi kelapa sawit yang turunannya bernilai jual tinggi," pungkasnya.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). BPI Danantara bertujuan untuk mengelola aset negara senilai lebih dari USD 900 miliar.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara akan difokuskan pada investasi di sektor-sektor strategis, termasuk energi terbarukan, industri manufaktur canggih, dan produksi pangan. Dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun, BPI Danantara diharapkan menjadi mesin utama dalam transformasi ekonomi yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Retret Hari Kedua: Gubri Abdul Wahid Dalami Wawasan Nusantara dan Geopolitik
Kecelakaan Truk PT ERB Telan Korban, Gubri Abdul Wahid Sampaikan Duka dan Imbau Evaluasi Keselamatan
Hearts2Hearts Bagikan Teaser MV Debut 'The Chase' yang Menjanjikan! Dirilis Besok
Visualnya Tumpah-Tumpah! Komentar Pujian Netizen Korea Untuk Konsep Album Baru LE SSERAFIM HOT
Konferwil GP Ansor VII di Riau, Kader Wajib Jaga Ahlussunnah wal Jama'ah, Lawan Paham yang Mengkafirkan dan Membidahkan Ajaran Kyai
Sepeda Motor Listrik Honda CUV e: RoadSync Duo Meluncur di Riau, Dibanderol Harga Rp56-67 Jutaan dengan Teknologi Canggih
Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Digital Hub, Semua Layanan Digital dalam Genggaman
When the Stars Gossip Tamat Dengan Rating Biasa, Plot Twist Episode Terakhir yang Bikin Netizen Korea Heran
Sinopsis dan Jadwal Tayang Drama Baru Park Hyungsik 'Buried Hearts'
Dirilis di Hari yang Sama! Begini Konsep Album Solo Dua Idol Multitalenta Seulgi Red Velvet dan Yeji ITZY