Satkar Ulama Gelar Harlah ke-55, Idris Laena: Saatnya Soeharto Diakui sebagai Pahlawan Nasional

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Sabtu, 19 April 2025 | 09:57 WIB
Idris Laena dan istri bersama Bahlil Lahadalia.
Idris Laena dan istri bersama Bahlil Lahadalia.

RIAUMAKMUR.COM, JAKARTA – Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-55 tahun di Jakarta dengan semangat konsolidasi dan revitalisasi organisasi. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri ATR/Ketua Bidang Keagamaan DPP Golkar Nusron Wahid, serta Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Satkar Ulama, Dr. Ir. H. Mohamad Idris Laena, M.H., menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umara sebagaimana visi awal pendirinya, Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Satkar Ulama didirikan oleh Pak Harto pada tahun 1970 dengan tujuan menjembatani hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah. Hari ini, kami ingin mengembalikan semangat itu, melalui revitalisasi organisasi yang kini telah berjalan di 24 provinsi,” ujar Idris Laena.

Lebih lanjut, Idris Laena menyampaikan usulan resmi kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar partai berlambang pohon beringin itu bersama Satkar Ulama memperjuangkan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.

“Sebagai tokoh yang meletakkan dasar pembangunan nasional dan turut mendirikan Satkar Ulama, sudah saatnya bangsa ini memberikan penghormatan tertinggi kepada Pak Harto sebagai Pahlawan Nasional,” tegas Idris.

Turut hadir mendampingi Idris Laena dalam acara tersebut, Wakil Ketua Umum Mujib Rahmat dan Ferdy Yansyah, Sekjen Syamsurahman, Bendum Ahmad Labib, Ketua Umum HIWASI Lily Masniary, serta Ketua Umum AMSI Ade Akbar Gaddafi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X