RIAUMAKMUR.COM - Curahan hati seorang petani asal Bojonegoro, Jawa Timur, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah videonya viral karena mengeluhkan harga gabah yang anjlok saat masa panen raya.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @manggarmahesa dan telah ditonton lebih dari 100 ribu kali, sang petani tampak menyampaikan langsung keluhannya kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
"Gak sido umroh! (Tidak jadi umroh)," keluh sang petani dengan nada kecewa, merujuk pada rencana ibadahnya yang terpaksa tertunda akibat anjloknya harga gabah.
Baca Juga: Amran Panen dan Serap Gabah di Gresik, Petani Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo
Ia menyebut, gabah kering panen (GKP) miliknya hanya dihargai Rp5.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Sudah Pak, sebaiknya saya buat manual saja, daripada dikombinasikan harganya hanya 5 ribu rupiah," ucapnya.
Ia pun mengaku lebih memilih mengonsumsi hasil panennya sendiri daripada menjual dengan harga yang tidak menguntungkan.
"Laku nggak laku, saya makan sendiri. Gimana ini, Bojonegoro ini, Pak Wahono gimana ini," ujarnya lagi, menegaskan kekecewaannya terhadap situasi tersebut.
Lebih jauh, ia mempertanyakan soal ketersediaan cadangan pangan di gudang Badan Urusan Logistik (BULOG) setempat yang disebutnya seolah tidak menyerap hasil panen petani.
"Apa gudang Bulog sudah penuh? Kalau tidak dinaikkan (harganya), susah ini," tuturnya.
Baca Juga: Atasi Anjloknya Harga Gabah dan Jagung, Pemkab Bojonegoro Gaet Investor Pertanian
Unggahan tersebut langsung mengundang simpati dan komentar dari warganet. Banyak yang turut bersimpati atas nasib para petani yang harus menghadapi harga jual rendah meski telah bersusah payah dalam proses produksi.
“Iya sabar pak, semua juga sama,” tulis warganet dengan akun @Dom.
“Saya beli saja nih, Rp5.500,” ujar akun @kethellnano, menunjukkan dukungan secara langsung.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun BULOG terkait keluhan tersebut.
Artikel Terkait
Kementan Minta Bulog Fokus Serap Gabah dan Jagung Petani
Cegah Penjualan Gabah ke Luar Lampung, Pemprov Ketatkan Pengawasan di Pintu-Pintu Keluar
Harga Gabah Tertinggi di Aceh Timur dan Terendah di Pidie
Produksi Padi Turun, Dinas Pertanian Genjot Peningkatan dengan Bantuan Pompa Air
Meski Musim Kemarau, Hasil Panen Padi Pragaan Laok Capai Angka Ini
Perluasan Areal Tanam, Dandim Sumenep bersama Forkopimda Lakukan Gerakan Tanam Padi
Penyuluh Pertanian di Aceh Terjun Langsung dalam Tanam Perdana Padi Musim Rendeng 2024
Poktan Serasi Desa Sungai Batang Gelar Panen Padi Bersama di Martapura Barat
Guru Besar UGM Dorong Bulog Intervensi Harga Gabah untuk Ringankan Beban Petani
Pemprov Riau Lakukan Rapat Rancangan Program Optimalisasi Produksi Padi Riau
Pemprov Riau Luncurkan Program Opsi Padi Riau Dukung Swasembada Pangan Nasional
Mentan Optimis Sumut Capai Target Produksi Padi di 2025
Atasi Anjloknya Harga Gabah dan Jagung, Pemkab Bojonegoro Gaet Investor Pertanian
Produksi Gabah Kering Giling Desember 2024 Naik
Sumbang 12 Persen Produksi Padi di Riau, Pj Gubri Rahman Hadi Apresiasi Petani Kabupaten Siak
Optimalisasi Penyerapan Gabah Petani, Kunci Swasembada Pangan
Manfaatkan Zakat, Baznas Riau Sukses Kembangkan Padi di Siak
Wamentan RI Tegas Minta Bulog dan Pengusaha Beli Gabah Sesuai HPP
Amran Panen dan Serap Gabah di Gresik, Petani Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo