Dalam analoginya, mantan kontestan presiden di Pilpres 2024 itu membandingkan kondisi tersebut dengan seseorang yang memiliki rumah besar namun tak pernah hadir dalam rapat kampung.
Anies mengatakan, meskipun tetap membayar iuran, ketidakhadiran itu membuatnya tak dilibatkan dalam pengambilan keputusan.
"Kalau kita tidak aktif di dunia internasional. Itu seperti begini. Kita warga kampung. Ukuran kampungnya nomor 4 terbesar," terangnya.
"Ukuran rumahnya nomor 4 terbesar di RT itu. Tapi kalau rapat kampung kita tidak pernah datang. Cuman kita bayar iuran jalan terus," tukas Anies.***
Artikel Terkait
"Musuh Dalam Selimut" Terkait Kerjasama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, Teddy Gusnaidi Paparkan Bukti Ini
Anies Baswedan Dinilai Siapkan Sudirman Said Jadi Menko Guna Bubarkan BUMN
Disambut Upacara Adat Itum, Capres Anies Baswedan Tiba di Kotamobagu
Bakudapa Bersama Masyarakat Manado, Anies: Mari Kuatkan Pesan Negara yang Cinta pada Rakyatnya
Bakudapa Bersama Masyarakat Manado, Anies: Mari Kuatkan Pesan Negara yang Cinta pada Rakyatnya
Disambut Ribuan Masyarakat Manado Jam 3 Pagi, Anies: Saya Amat Terharu
Kata Surya Paloh tentang Debat Terakhir Anies: Sangat Impresif
Capres Anies Baswedan Disambut Upacara Adat Itum
Anies Baswedan Hari Ini ke Pariaman Sumbar, Ini Jadwal dan Agendanya
Anies Baswedan Ajak Warga Jakarta Sukseskan Coklit