PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, menggelar acara silaturahmi dan buka bersama di kediamannya, Sabtu (8/4/2023).
Pada silaturahmi kali ini, Ida Yulita Susanti, mengundang beberapa tokoh masyarakat se-Kota Pekanbaru yang selama ini intens berkomunikasi dengan dia.
Ida Yulita Susanti mengaku tak menyangka masyarakat yang hadir diluar prediksinya, sebab masyarakat yang hadir mencapai 300 orang lebih. Bahkan, kursi yang disediakan tak mencukupi jumlah tamu.
Baca Juga: Ini Peran Besar Fitria Nengsih di Kasus Korupsi Bupati Meranti, Disebut-sebut Sebagai Istri Siri Muhammad Adil
"Alhamdulillah yang hadir banyak, sekitar 300 lebih, karena yang kita undang membawa serta keluarganya. Kita tentu senang kalau yang hadir banyak," ujar politisi Partai Golkar ini.
Dalam acara tersebut, muncul celetukan-celetukan dari masyarakat yang mendorong dia untuk maju sebagai Calon Wali Kota Pekanbaru 2024. Ida menilai hal itu sebagai apresiasi masyarakat kepada dia.
Tak hanya dari masyarakat saja, kode dukungan maju sebagai Wali Kota Pekanbaru juga disampaikan oleh Anggota DPR RI, Andi Rachman. Mantan Gubernur Riau dan Ketua DPD Golkar Riau ini meyakini basis suara Ida adalah perempuan.
"Kalau ibuk-ibuk ni pasti setuju ni, kan belum pernah juga ada perempuan yang jadi Wali Kota Pekanbaru. Bapak-bapak setuju ndak? Kalau ndak setuju, saya lapor sama ibuk-ibuknya?" kata Andi disambut gelak tawa.
Saking ramainya, dari tim 'Ida Golkar Membangun Kampung' ada yang menyebut bahwa rumah Ida Yulita sudah seperti rumah dinas Wali Kota Pekanbaru.
"Ya terimakasih kalau memang ada yang mendorong saya untuk maju sebagai Wali Kota, itu tandanya apa yang saya perbuat selama duduk sebagai Anggota DPRD Pekanbaru dua periode memuaskan beliau-beliau ini," tuturnya.
Baca Juga: Hadirkan Gubernur Riau ke Tuah Karya, Ida Yulita Susanti: Kelurahan Tuah Karya Selalu Jadi Prioritas Saya
Hanya saja, kata Ida, keputusan untuk maju atau tidak tergantung kepada pimpinan partai. Yang jelas, saat ini dirinya fokus menjalankan amanah jabatan hingga tahun 2024 mendatang.
"Saya selalu berusaha untuk berjuang lebih keras setiap tahunnya, karena tanpa perjuangan keras, hak-hak masyarakat yang dititipkan ke saya tidak akan didengar oleh pemerintah. Saya mungkin fokus dulu bagaimana bisa memaksimalkan peran sebagai wakil rakyat," tegasnya. ***