Peluang Mahfud MD menjadi Calon Wakil Presiden ( Cawapres ) tergantung tangan partai yang akan berkontestasi pada Pemilu 2024.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayoitno pada sebuah wawancara di televisi, (13/4/2023) lalu mengatakan peluang Mahfud MD menjadi Cawapres sudah sangat besar.
Rekam jejaknya yang pernah berseliweran di ketiga tiang trias politica sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya. Mahfud MD pernah di eksekutif sebagai menteri, pernah di legislatif sebagai anggota dewan dan juga pernah di yudikatif sebagai ketua MK.
Menurutnya dilihat dari track record tokoh tersebut sudah teruji dan punya kapasitas, tinggal keberuntungan apakah berpihak kedia.
Keberuntunga tersebut bisa datang lewat partai atau pihak yang berkontestasi di tahun 2024.
"Mahfud MD tinggal menunggu garis tangan saja, adakah menteri ataupun partai yang tertarik mengusung Mahfud MD bersanding nantinya di 2024," ungkapnya.
Menurutnya omongan partai yang berwacana mengusung Mahfud MD menandakan bahwa partai masih gamang.
Kemunculan Mahfud MD sebagai penggedor penegakan hukum pada kasus-kasus besar yang ada di negeri ini dinilai membawa tokoh tersebut masuk kedalam bursa tahun 2024. Padahal, sebelumnya tokoh ini sama sekali tidak muncul namanya.
Diketahui sejumlah partai maupun koalisi melempar wacana untuk mengusung Mahfud MD sebagai Cawapres.
Yang terbaru, usai penunjukan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden yang diusung PDIP, Presiden Jokowi yang merupakan bagian dari PDIP menyebut sejumlah nama.
"Ada Pak Mahfud MD, ada Pak Ridwan. Siapa lagi? Ada Cak Imin. Ada Pak Erlangga," ungkap Jokowi sehabis melaksanakaan Shalat Id di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang didampingi Ganjar Pranowo.
Sebelum ini juga Partai Nasdem mengutarakan niat mereka secara sembunyi-sembunyi untuk mengusung Mahfud MD.
Pada 11 April 2023 lalu, melalui Ketua DPP Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto disampaikan bahwa ada lima nama yang dikantongi sebagai Cawapres oleh Nasdem.
"Ya, nama Pak Mahfud ada dalam radar kami. Beliau adalah tokoh nasional yang tak diragukan lagi kapabilitas dan integritasnya," ungkapnya.
Walau demikian, partai yang dibentuk Surya Paloh tidak bisa seenaknya sendiri menentukan siapa Cawapres yang akan disandingkan dengan Anies Baswedan oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Artikel Terkait
Upaya Menangkan Ganjar Pranowo, Semua Kegiatan Partai di Riau Cantumkan Foto Ganjar, Ibu Mega, dan Bung Karno
Sambut Baik Keputusan PDI Perjuangan Usung Ganjar Pranowo, Kader PSI di Riau Tunggu Intruksi Giring
Tegak Lurus Jalankan Perintah Megawati, Puan Jadi 'Panglima Tempur' Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Ganjar Pranowo Dapat Restu Megawati, Joko Widodo Dinilai Lebih Pro ke Prabowo Subianto