PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, H Agung Nugroho SE., MM didaulat menjadi Dosen Praktisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Negeri Riau, Selasa (16/5/2023).
Dalam kesempatan itu, Agung Nugroho menyampaikan materi tentang "Mengelola Partai Politik" di hadapan puluhan mahasiswa Fisipol Unri.
Selain Agung Nugroho, hadir pula dalam kegiatan itu Dekan Fisip Unri Dr Meyzi Heriyanto serta beberapa staf pengajar Fisipol Unri.
Baca Juga: Halal bi Halal Demokrat Riau Dihadiri Dua Mantan Gubernur, Semua Kader Diminta Kampanyekan Demokrat dan Anies
Dr Meyzi mengatakan, perkuliahan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Riau tersebut, merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dalam program yang dicetuskan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim ini, perguruan tinggi membuka kesempatan bagi para praktisi di berbagai bidang untuk memberikan ilmunya kepada para mahasiswa.
"Tahun ini Fisip Unri diberi target untuk mengikutsertakan 1.024 mahasiswa dalam mengikuti MBKM, salah satunya menghadirkan praktisi untuk mengajar di kampus Fisip. Kita berharap dengan adanya kegiatan seperti ini mahasiswa bisa mendapatkan ilmu yang sifatnya praktis di lapangan yang kadang tidak selalu sama dengan teori yang diajarkan di kelas," jelas Meyzi.
Baca Juga: 'Anies Baswedan dan AHY' Ikut Daftarkan Demokrat Riau ke KPU, Agung Nugroho Bilang Begini..
Meyzi juga mengungkapkan, ke depan Fisip Unri akan memperkuat eksistensinya sebagai kawah candradimuka pendidikan politik di tanah air.
"Untuk itu kita sudah menyiapkan beberapa program seperti ellection corner yang nantinya akan lebih banyak mengundang berbagai stake holder politik untuk berdiskusi di dalam kampus," ujarnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Agung Nugroho menjelaskan bahwa tujuan berpolitik bukan hanya sekadar mendapatkan jabatan dan kekuasaan, tetapi untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Makin Akrab, AHY Dengarkan Langsung Pidato Politik Anies Baswedan di Acara Relawan Amanat Indonesia
Kekuasaan yang diperoleh harus dapat diarahkan untuk menciptakan kesejahteraan sebesar-besarnya untuk rakyat, bukan malah menyengsarakan rakyat. Namun, ia tidak menapikan jika tidak semua orang punya tujuan yang baik dalam berpolitik.
"Ada juga yang lebih memilih berpihak kepada oligarki sehingga membuat kebijakan yang merugikan rakyat," sebut Ketua DPD Demokrat Riau ini.
Karena itu ia mengajak anak-anak muda yang memiliki idealisme dan cerdas untuk terjun ke politik.
Baca Juga: Pengurus IKA FISIP Unri Periode 2023-2027 Resmi Dikukuhkan
"Kalau ingin perubahan, ya momentumnya ada di Pemilu. Karena itu masyarakat harus cerdas saat memilih wakil-wakil rakyat dan calon pemimpin baik di daerah maupun di pusat. Dan anak-anak muda yang cerdas dan idealis harus berani juga terjun ke politik," ajaknya.
Agung mengungkapkan, sumber daya utama bagi Parpol adalah manusia. Karena itu parpol harus pintar merekrut kader-kader yang potensial agar terjadi keberlanjutan kepemimpinan partai yang sehat. Selain perekrutan kader, seorang ketua Parpol juga harus memiliki kemampuan manajemen dan komunikasi.
"Dua hal ini harus dikuasai agar sebuah Parpol tetap solid dan mampu menjalankan visi dan misinya dengan baik," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Jelang Debut, Inilah Profil Anggota Grup Baru HYBE dan KOZ Entertainment BOYNEXTDOOR
6 Perpustakaan Tingkat SLTA Ikuti Lomba Perpustakaan Terbaik di Riau
Dukung Program TNI Rehabilitasi Mangrove Serentak, PT KPI RU Dumai Ikut Berkontribusi Lestarikan Lingkungan
Lirik dan Terjemahan Indonesia Lagu Baru (G)I-DLE - Queencard
Selain Virgoun Ini Sederet Artis Diterpa Isu Perselingkuhan di 2023
Pengemudi Becak Tewas Akibat Kecelakaan di Siak Hulu Kampar
SEA Games 2023 Kamboja: Indonesia Tambah Tiga Medali Emas dari Bulu Tangkis Individual
Penyaluran BBM Termonitor, Pertamina Patra Niaga Apresiasi Dukungan Masyarakat Riau Terhadap Subsidi Tepat
Tinjau Korban Kebakaran di Inhu, Yulisman Serahkan Bantuan dan Minta Dinas PUPR Segera Bangun Rumah Korban
Seleksi Bawaslu Kabupaten Kota se-Riau Akan Dilaksanakan Akhir Mei, Ini Nama Tim Pansel