RIAUMAKMUR.COM, KEPULAUAN MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan semacam simposium bagi kaum wanita, Rabu (23/8/2023).
Kegiatan ini mengangkat soal pendidikan politik bagi kum wanita.
Kegiatan bersifat edukasi ini diadakan di Ballroom Afifa, Selatpanjang.
Baca Juga: KDEKS Berperan Aktif Mewujudkan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Riau
Kegiatan pendidikan politik bagi perempuan ini diisi oleh pembicara dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti Abu Hamid, S.Pd.I, Dosen Fisip Universitas Riau sekaligus Fasilitator Gender Provinsi Riau Dr. Hj. Lena Farida, M.Si.
Kegiatan itu diikuti 41 peserta dari berbagai latar belakang.
Ada dari perwakilan organisasi dan lembaga, partai politik, perwakilan perempuan berprestasi dan dari perguruan tinggi di Meranti.
Baca Juga: SF Hariyanto: Festival Pacu Jalur Jadi Momen Peningkatan Perekonomian Masyarakat
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Rokhaizal, S.Pd, M.Pd, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, peranan perempuan dalam politik sangat besar, apalagi menuju Pemilu 2024.
"Disahkannya Undang-undang nomor 7 tahun 2017, pasal 173 tentang diharuskannya keterwakilan perempuan 30 persen menjadi peluang besar bagi perempuan untuk bersaing di kancah politik," katanya.
Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kedepan diharapkan peran perempuan dalam kancah perpolitikan di Indonesia dapat meningkat.
Baca Juga: Masrul Kasmy Ingin Nuansa Melayu Jadi Kebanggan Riau
"Khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti," harapnya.
Artikel Terkait
Kaji Politik Hukum Koperasi di Indonesia dan Bandingkan Indonesia dengan Swiss, Idris Laena Cumlaude
Ganjar Pranowo Safari ke Masjid Agung Banten, Netizen Singgung Soal Politik Identitas
Noor Achmad: Baznas Bersih Dari Kepentingan Politik
Kocak Ngak? Jawaban Aldi Taher Terjun ke Politik Cuma Pengen Ini…
Pemilu Terbuka 2024, Karmila Sari Tekankan Pentingnya Edukasi Politik Untuk Menentukan Wakil Rakyat
Selain Ridwan Kamil dan Gibran, Ini Tokoh Politik yang Bakal Diusung PSI Sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta
Masyarakat Gugat Masa Jabatan Parpol ke MK, Upaya Hapus Politik Dinasti Parpol
Gubri Tegaskan Penanganan Karhutla di Tahun Politik Perlu Dicermati
Gubernur Syamsuar Ajak Gerakan Pramuka Tetap Solid Ditahun Politik
Jadi Representasi Anak Muda di Zaman Politik Modern, Barak 08 Usulkan Gibran Jadi Pendamping Prabowo