politik

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Seperti Musuh dalam Selimut, Akan Saling Jegal Untuk Masuk Putaran Kedua

Sabtu, 20 Januari 2024 | 11:24 WIB
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

RIAUMAKMUR.COM -  Adanya sinyal persatuan antara Anies Baswedan dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, mendapat sorotan dari Wakil ketua umum partai Garuda, Teddy Gusnaidi.

Teddy Gusnaidi menilai, bersatunya calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomer urut 3 Ganjar Pranowo, adalah sebuah kerjasama musuh dalam selimut.

Teddy Gusnaidi mengugkapkan hal tersebut di laman media sosial X miliknya dengan mengunggah video dirinya, yang tengah menjelaskan asumsi tentang bersatunya kubu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ini seperti musuh dalam selimut.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Bebas dari Dugaan Pelanggaran Kampanye di CFD Solo, Sempat Dilaporkan Gegara Bagi-bagi Voucher Internet Gratis

Di unggahan video yang berdurasi kurang dari 2 menit tersebut Teddy Gusnaidi menjelaskan kenapa ia bisa bilang Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ini terlihat bersama tetapi saling menusuk.

Menurut Teddy Gusnaidi hubungan kerjasama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo ini adalah hubungan saling menusuk walopun terlihat bersama.

"Hubungan Ganjar dan Anies itu ya seperti musuh dalam selimut, berkerjasama tapi saling menusuk," selanjutnya.

Baca Juga: Muhaimin Iskandar Kritik Alutsista, Ucapan Rocky Gerung Soal Perpisahan Anies Baswedan dan AHY Ternyata Benar, Cak Imin Cuma Tahu Jawa Timur

"Saat inikan Ganjar dan Anies terlihat bersatu untuk menjegal Prabowo-Gibran agar sura Prabowo-Gibran tidak cukup untuk menang satu putaran." kata Teddy Gusnaidi, dilansir kilat.com dari postingan X miliknya.

Ia mengungkapkan, tujuan hubungan kedekatan Anies dan Ganjar hanyalah untuk menjegal suara dari paslon Prabowo-Gibran, agar tidak cukup satu putaran.

Teddy juga mengatakan bahwa untuk suara Prabowo sendiri sudah mendekati 50 persen, maka dari itu Ganjar dan Anies berkerjasama supaya suara capres nomer urut 2 itu tidak menyentuh angaka 51 persen, sehingga pemilu tidak bisa dilanjutkan dengan satu putaran.

Baca Juga: Yenny Wahid Tak Khawatir Khofifah Indar Parawansa Dukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, Karena....

"Saat ini suara Prabowo mendekati 50 persen, bisa bertambah, makanya mereka klaim berkerjasama agar suara Prabowo-Gibran tidak bertambah menjadi 51 persen." ujarnya.

Menurut pendapatnya itu boleh-boleh saja, tidak ada masalah tentang hal tersebut, tetapi Teddy melihat jika dibalik bersatunya Anies dan Ganjar ini, justru saling menusuk agar bisa masuk putaran ke 2 melawan Prabowo-Gibran.

"Tapi dibalik bersatunya mereka, mereka berdua ini saling menusuk agar bisa masuk putaran ke 2 melawan Prabowo." ujarnya.

Baca Juga: Gegara Dukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, Awkarin Diserang Pendukung Capres Lain, Netizen pun Membela Ngerasa si Paling Pinter Sedunia

Anies dan Ganjar dianggap saling jegal agar dapat di posisi ke 2 dan masuk putaran ke 2 bersama pasangan calon presiden Prabowo-Gibran jika pemilu dilaksanakan 2 putaran.

Menurut Teddy hal ini besar kemungkinan terjadi jika pemilu di lakukan 2 putaran sebab tidak mungkin salah satu paslon nomer urut 1 dan 3 mengalah untuk tidak ikut berkontestasi di putaran ke 2.

"Tidak mungkin Anies bilang ke Ganjar misalanya pak Ganjar saya mengalah deh..saya berhenti berkampanye, saya bantu bapak kampanye, silakan bapak masuk keputaran ke dua atau sebaliknya." ujar Teddy.

Hal itu lah yang membuat Teddy berasumsi bahwa Anies dan Ganjar akan saling tusuk untuk masuk kedalam pemilu putaran ke 2, tetapi supaya tidak terlihat capres 01 dan 03 berbicara seolah-olah berkerjasama.

Di akhir video Teddy mengaggap bahwa itu sebuah kerjasama yang aneh, jika memang asumsinya benar-benar terjadi. ***

Tags

Terkini