Disebut sebagai salah satu pasangan yang pas sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Ganjar Pranowo, Ketua Partai Gerindra sesumbar bahwa kondisi partainya sedang baik.
Seusai pertemuan dengan Jokowi di Kediaman, Sabtu (22/4/2023) Menteri Pertahanan ini sempat ditanyai wartawan soal omongan Jokowi yang sempat menyebutkan namanya sebagai Cawapres pasangan Ganjar Pranowo.
Ia mengaku bahwa partainya Gerindra mengusung dirinya menjadi Capres, bukan Cawapres.
Memang secara survei, Partai Gerindra menempati tempat ketiga bahkan dua dalam kontestasi jelang Pilpres 2024.
Namun disayangkan, sesumbarnya Prabowo perlu mendapat tantangan dari mengundurkan dirinya Menteri Pariwisata Sandiaga Uno sehari setelah Prabowo Subianto sesumbar dihadapan media.
Sandiaga Uno yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina resmi mengundurkan diri, Minggu (23/4).
Baca Juga: Viral Oknum TNI Tendang Motor Ibu Bawa Anak, Netizen Geram
Pengumuman mengundurkan diri Sandiaga Uno disampaikannya saat pertemuan dengan elite partai di rumah dinas Wakil Ketua DPR sekaligus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Sandi mengaku pengunduran dirinya sudah disertai surat ke partai dan Ketua Partai, Prabowo Subianto.
Lepasnya Sandiaga Uno dari Gerindra tentu akan mempengaruhi partai tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Indonesia Evakuasi 538 WNI dari Sudan
Bagaimana tidak, melihat survei Lembaga Indikator Politik per 20 April 2023, elektabilitas Sandiaga Uno cukup mengesankan untuk Cawapres.
Berdasarkan survei lembaga tersebut, Menteri Pariwisata ini meraih 18,4 persen elektabilitas.
Ia berada diposisi kedua elektabilitas sebagai Cawapres, hanya kalah dari Erick Thohir yang mencuat setelah meraih posisi sebagai Ketua PSSI untuk kontestasi Pilpres 2024.