politik

Pemilu Proporsional Terbuka, Kader Demokrat Diminta Lupakan Soal Nomor Urut dan Ingat Pesan Pak SBY

Jumat, 16 Juni 2023 | 09:55 WIB
Ketua DPD Demokrat Riau, Agung Nugroho.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau, Agung Nugroho, meminta semua kader untuk menutup semua dinamika soal nomor urut.

Pasalnya, kata Agung Nugroho, Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membuat ketetapan bahwa Pemilu akan dilakukan secara sistem proporsional terbuka. Sesuai dengan keinginan Partai Demokrat.

Hal tersebut disampaikan Agung Nugroho saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Fraksi Demokrat se-Provinsi Riau, Kamis (15/6/2023).

Baca Juga: Gelar Bimtek Anggota DPRD se-Provinsi Riau, Semua Legislator Demokrat Wajib Suarakan Harapan Rakyat

Disampaikan Agung Nugroho, dengan keputusan tersebut artinya nomor urut bukan lagi menjamin seseorang akan menang Pemilu. Makanya, kader Demokrat wajib memperkuat pergerakan di masyarakat supaya bisa dipilih oleh masyarakat.

"Kita jangan lagi sibuk dengan nomor urut, karena itu bukan jaminan. Saya ini sudah lelah sama dinamika nomor urut, malah dulu ada yang mau mendemo saya gegara ini," ujar Agung Nugroho.

Dengan sistem pemilu proporsional terbuka, jelas Agung Nugroho, para Caleg nantinya bisa berkreasi dalam mendapatkan simpati masyarakat.

Baca Juga: Pernah Pimpin Berbagai Organisasi Bergengsi, Agung Nugroho Motivasi Mahasiswa UIN Suska

Baca Juga: Apresiasi MK Soal Pemilu Proporsional Terbuka, DPRD Riau: Sesuai Dengan Semangat Reformasi 1998


Tapi kreasi kampanye ini harus tetap berpedoman pada pesan Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dimana para kader harus berkampanye mengedepankan etika.

"Kedepankan etika, dan sampaikan apa yang dirasakan masyarakat. Karena kita adalah oposisi, kalau bukan kita yang menyampaikan keresahan rakyat, siapa lagi. Jangan pernah takut dalam memperjuangkan kepentingan rakyat," tuturnya.

Jika semua instrumen bekerjasama, menurut Agung Nugroho, Anggota DPRD yang duduk hari ini akan tetap duduk di Pemilu 2024, bahkan bisa menambah kursi di Dapilnya karena perolehan suara bertambah.***

Tags

Terkini