RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution menerima audiensi bersama CV Sejahtera Farm. Bertempat di Taman Gembira Durilengkeng, Jalan Karya Bersama, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru pada Selasa (5/9/2023).
Direktur Sejahtera Farm, M.B Sinaga sampaikan tujuan pihaknya menemui Wagubri Edy Nasution untuk meminta tunjuk ajar terkait pengembangan dalam bidang pertanian. Saat ini M.B Sinaga bersama beberapa mahasiswa yang ikut berproses bersamanya bertani secara mandiri.
"Maka kami minta pandangan pak wagub, arahan sekalian petunjuk, karena kami merasa skala kami cukup besar saat ini. Adik-adik [Mahasiswa] yang ikut bersama kami itu berasal dari semua kabupaten yang ada di Provinsi Riau," jelasnya.
Dia menjelaskan, tujuannya datang ke Taman Gembira Durilengkeng agar para mahasiswa bisa meniru hasil pertanian yang telah dilakukan oleh Wakil Gubernur Riau.
"Maka, tujuan kami adalah bagaimana para mahasiswa ini setelah lulus nantinya kembali ke daerah mereka masing-masing, dan apa yang mereka lakukan?. Maka arahan tersebut yang kita minta dari pak wagub," imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Wagubri sampaikan ide nya untuk menjawab hal tersebut. Dijelaskan, dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, para petani muda musti melihat komoditas potensial di tiap-tiap daerah untuk dibudidayakan.
Mantan Danrem 031/WB itu mencontohkan, beberapa kilometer sebelum memasuki sebuah kabupaten, dapat dibangun lahan-lahan perkebunan sesuai dengan komoditas yang menjadi ikon daerah tersebut.
Kemudian, sebutnya, perkebunan itu dikombinasikan pula dengan produk peternakan dan dibuka pula kios-kios UMKM yang mendagangkan hasil perkebunan.
"Kita harus melihat komoditas yang berpotensi untuk dikembangkan di tiap daerah. Indramayu terkenal mangganya, Meranti terkenal sagunya. Maka anak-anak ini dapat menciptakan ciri khas atau ikon baru terkait komoditas di daerah yang ia tinggali," terangnya.
"Kemudian, dapat dikombinasikan dengan kandang ayam modern yang memiliki sistem blower, sehingga tidak ada lagi bau yang mengganggu. Kemudian diwilayah itu dapat dibuka pula kios UMKM," imbuhnya.
Ia meyakini jika hal tersebut direalisasikan dapat memaksimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada. Selain itu, sebutnya, dapat menarik minat dari pengunjung yang datang ke daerah itu.
"Hal tersebut dapat menjadi daya tarik untuk orang datang, pertaniannya dikombinasikan dengan peternakan dan bisa bermacam-macam. Jika ini dibuat di 12 kabupaten/kota maka tinggal ajak gubernur dan bupati untuk membicarakan hal tersebut. Sehingga saat kita masuk ke suatu kabupaten daerah-daerah itu memiliki ikon nya masing-masing," tandasnya.
Artikel Terkait
GSSB ke-140, Wagubri: Manfaatkan Rahmat Allah Menjadi Nikmat
Wagubri Edy Nasution Hadiri Majelis Zikir LAM Riau
Audiensi Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Riau dengan Wagubri, Ini yang Dibahas
Wagubri Edy Nasution: Mengajak Beribadah Bagian dari Tanggungjawab Pemimpin
Wagubri Edy Nasution Ditetapkan Sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka Pekanbaru
Wagubri Edy Nasution Apresiasi Program Santunan Anak Yatim Masjid Abdullah Bin Abbas
Wagubri Hadiri Pagelaran Seni Budaya Lintas Agama
Wagubri Hadiri Pembubaran Panitia FPK Riau, Ini Pesannya
GSSB Provinsi Riau ke-144, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Salat Berjamaah
Audiensi Bersama Riset Inovasi Indonesia Yayasan Zafirah, Ini Kata Wagubri