RIAUMAKMUR.COM - Negara-negara ASEAN telah menegaskan komitmen untuk mempercepat inklusi dan pemberdayaan disabilitas dengan menjadikan disabilitas sebagai pusat pembangunan.
Ini niscaya akan mendorong terciptanya pembangunan yang memperhatikan hak disabilitas.
Keputusan tersebut diambil sebagai hasil diskusi Forum Tingkat Tinggi ASEAN yang salah satunya membahas rencana kemitraan untuk disabilitas, pada Rabu (11/10) di Makassar.
Baca Juga: Memasuki Tahun Politik, Ketua KASN RI Ingatkan ASN Hal Ini
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Nunung Nuryartono mengatakan, tantangan inklusif disabilitas adalah kesadaran kolektif terhadap disabilitas yang masih minim.
Oleh karena itu, pada forum tersebut dibahas upaya-upaya yang dapat dilakukan negara-negara ASEAN dan mitra ASEAN untuk percepatan inklusif disabilitas.
"Inklusif disablitas harus dimaknai seluruh masyarakat agar disabilitas, tanpa terkecuali, betul-betul bisa berpartisipasi. Kalau kita lihat konteks regional, maka komitmen negara-negara ASEAN juga harus diikuti dengan milestone yang jelas,” kata Nunung.
Baca Juga: Resep Tempe Bacem, Kreasi Lezat Tempe Gurih Manis
Ketua Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia, Bambang Shergi Laksmono mengungkapkan bahwa percepatan agenda inklusif disabilitas perlu bekerja sama dengan masyarakat. Upaya ini mencakup sambutan dan dorongan terhadap partisipasi aktif disabilitas, pemberdayaan disabilitas dan membiarkan disabilitas memilih.
"Perlu diperhatikan kebutuhan spesifik penyandang disabilitas di antaranya dengan membangun kapasitas dan kemandirian individu, menghapus batasan baik sosial, infrastruktur serta menghindarkan penyandang disabilitas menjadi korban praktik diskriminasi, degradasi lingkungan, kekeringan, konflik, dan sebagainya," pungkasnya.
Baca Juga: PI 10 Persen Masih Dalam Harapan, Husaimi Hamidi: Empat Kali Pak Gubernur Bilang Akan Cair
Artikel Terkait
XL Axiata Adakan Literasi Digital Bagi Kalangan Disabilitas, Berikan Skil Digital Kalangan Tersebut
Dinsos Salurkan Bantuan Kepada 1.130 Penyandang Disabilitas di Pekanbaru
Penyandang Disabilitas yang Bergelut di UMKM Bertuah Diminta Segera Urus Legalitas
Kaum Disabilitas yang Tergabung di UMKM Bertuah Didorong Segera Selesaikan Legalitas
Kementrian Sosial Jalin Kemitraan Dengan LKSPD Untuk Peningkatana layanan Kalangan Disabilitas
Job Kurniawan Harap Ajang Kreasi Disabilitas Intelektual Dapat Tingkatkan SDM
Dispersip Riau Sosialisasi Layanan Disabilitas, Perpustakaan Soeman HS Semakin Ramah Difabel