Dijelaskan, P5 merupakan program Kurikulum Merdeka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sebelumnya, para siswa telah mempelajari senam sehat dan cara bertutur kata.
Selain itu, para siswa juga mempelajari dan berorasi terkait pencegahan LGBT, perundungan, Anxiety dan stress, serta self harm.
Terkait pencegahan tersebut, pihaknya juga telah melakukan kerja sama dan menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari rumah sakit dan lembaga terkait lainnya.
"Setiap hari Jumat dan hari senin kami mengundang narasumber ke sekolah. Ini untuk memberi pemahaman kepada siswa agar bisa mencegah perundungan, LGBT, anxiety dan stress, juga self harm. Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, dan adanya Kurikulum Merdeka yang telah ditetapkan pemerintah bisa mencegah hal-hal negatif, baik itu di lingkungan sekolah dan di luar sekolah," tandas Darmina.***
Artikel Terkait
Capella Honda Bekali Ilmu Siswa SMAN 1 Bangkinang dan SMAN 2 Kuok Cara Aman Berkendara di Jalan
Punya Historis Mendalam di SMAN 1 Pasir Penyu, Ketua DPRD Riau Lepas Kontingen O2SN, Ini Harapannya
Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar, Jasa Raharja Corner Hadir di SMAN 5 Pekanbaru
Pojok Baca Keselamatan Berlalu Lintas Hadir di SMAN 5 Pekanbaru
Polsek Tambang Lakukan Sosialisasi Bahaya Balap Liar di SMAN 1 Kampa
Kisah Haru Guru SMAN 3 Tualang Setelah Terima SK PPPK dari Gubri Syamsuar
Peduli Pendidikan Lingkungan Sekitar, PAG Bantu Seragam Olahraga Siswa SMAN 7 Lhokseumawe
Polres Rohil Bagikan Buku ke SMAN 3 Sintong
Mantap! Siswa SMAN 8 Pekanbaru Raih Medali Perak Olimpiade Internasional
FPN di Riau Dipusatkan di SMAN 5 Pekanbaru