Ketua RW 7, Kelurahan Limbungan, Erdison, mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Pertamina Patra Niaga, yang sudah sangat membantu pengembangan Ekowisata Pulau Semut, dan pihaknya siap untuk terus bekerjasama dengan Pertamina dalam memajukan objek wisata ini. Sejauh ini, katanya, masyarakat sudah sangat menikmati fasilitas yang diberikan oleh Pertamina, salah satunya Saung Edukasi.
Saung Edukasi ini sendiri dibangun pada akhir tahun 2021, dengan ukuran sekitar 5x6 meter dan menjadi tempat berkumpulnya para pengurus Pokdarwis, maupun untuk menjadi tempat menyambut tamu-tamu istimewa, termasuk rombongan peserta Media Briefing Pertamina RU II Dumai. Saung Edukasi ini didesain dengan sangat bagus dan mempertimbangkan kualitas, karena kayu yang dipakai dilapisi oleh solar, sehingga kuat dan tahan dari proses pelapukan.
Erdison mengakui, masih sangat banyak sebenarnya keperluan untuk pengembangan Ekowisata Pulau Semut ini, terutama akses jalan. Dia berharap, apa yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain, karena sampai hari Pertamina Patra Niaga menjadi satu-satunya perusahaan yang sudah membantu mengembangkan Ekowisata Pulau Semut ini.
“Kalau mau bagus semua, tidak mungkin sebentar, tapi yang jelas kami berterimakasih kepada Pertamina Patra Niaga yang bantuannya sudah sangat luar biasa, mudah-mudahan kerjasama ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Dinas Pariwisata Dukung Pengembangan Ekowisata Pulau Semut
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Masriyah, mengapresiasi apa yang sudah dikembangkan di Ekowisata Pulau Semut, dan dia melihat destinasi wisata ini masih kental dengan suasana alam, yakni pepohonan dan pemandangan sungai Siak. Rencananya, sejumlah wahana akan dibangun untuk menarik minat pengunjung di tempat wisata yang berlokasi di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.
"Mungkin sekarang hanya pemandangan alam saja. Kami akan memberikan sentuhan modern, seperti wahana permainan, objek jembatan kaca, dan fasilitas lainnya," ujarnya.
Dengan berbagai fasilitas dan wahana yang menarik, jumlah pengunjung di lokasi wisata ini akan semakin meningkat. Selain dengan pengembangan, Disbudpar juga akan menggencarkan promosi. Agar, pulau Semut dikenal masyarakat luas hingga ke mancanegara.
“Kami juga siap mendukung event-event tahunan seperti event Pacu Sampan Tradisional yang telah digelar untuk pertama kalinya di lokasi pulau Semut," ucap Masriyah.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, pihaknya mendukung event-event pariwisata dalam rangka mengenal daerah tujuan baru wisata. Pulau Semut merupakan salah satu daerah tujuan wisata. Sehingga, Destinasi wisata Pekanbaru akan semakin berkembang dan maju.
"Sudah banyak destinasi wisata yang ditingkatkan (disesuaikan) dengan keadaan terkini. Kita harus memajukan salah satu destinasi pariwisata ini," ucapnya.
Intinya, destinasi wisata itu harus unik dan otentik. Sehingga, tempat wisata ini punya nilai cerita, ciri khas, dan nilai jual. Wisatawan tak hanya ingin melihat tempat wisata.
"Mereka ingin melaksanakan kegiatan di destinasi wisata. Agar pengunjung terus berdatangan ke sini, maka perlu ide-ide kreatif dan inovasi pelaku pariwisata," saran Roni.
Artikel Terkait
Ciri-ciri Penderita Kolesterol Tinggi
Tips untuk Mengontrol dan Mengatasi Kolestrol Tinggi
Cara Mengatasi Sakit Mata Akibat Debu, Tips dan Perawatan
Akhirnya Jadi Pemeran Utama, Yuk Intip Potret Gantengnya Deng Wei di Drama A Tree in Sendai
UNESCO Targetkan Pembelajaran IA 2030, Riau Start Lebih Awal
Kafilah STQH Tiba di Kota Beradat Bumi Melayu Jambi
Gubri: ASN Pemprov Riau Harus Berinovasi Tidak Bekerja Monoton
Riau Garden Disiapkan Sebagai Kawasan Kuliner Halal Aman dan Sehat
Ketika Misnarni Syamsuar Berbagi Resep Memasak Bersama TP PKK Riau, Begini Keseruannya
Raih 29 Medali Emas, Indonesia Peringkat Ke-6 Klasemen Akhir Asian Para Games Hangzhou