Saya menyadari banyak pertanyaan yang muncul terkait mengapa saya tidak berobat di Indonesia, malah pergi ke Singapura.
Sebenarnya, pengobatan saya dimulai di RS Medistra dan RSPAD Gatot Subroto, di mana saya mendapat tindakan medis awal.
Tawaran dari sahabat dan harapan keluarga agar saya mendapat lingkungan yang memungkinkan pemulihan lebih optimal, kemudian membawa saya dirujuk ke Singapura.
Karenanya, pada hari-hari pertama di sini, praktis saya hanya ditemani tim dokter, satu orang ajudan, serta istri dan anak saya.
Tidak ada tamu, tidak ada deringan ponsel yang bisa saya jawabsemua harus lewat tangan ajudan, sebuah keputusan berlandaskan kasih yang mendalam.
“Papa, focus untuk pulih dahulu, sisanya bisa menunggu.”
Begitu ucapan istri dan anak saya.
Rupanya menjalani pemulihan jauh dari rumah adalah pilihan yang bijak, sebagaimana terlihat dari progress kondisi saya yang berangsur-angsur membaik sampai saat ini.
Sekarang, saya mulai diperkenankan memegang ponsel untuk sejenak menengok urusan kerja meskipun belum sepenuhnya.
Saya juga sudah mulai menerima kunjungan Presiden @jokowi, Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, para Menteri dan teman-teman terdekat.
Rasanya seperti mendapat tambahan energi dan semangat untuk pulih kembali.
Kalau saya ditanya apa dorongan terbesar yang membuat saya bisa sembuh meski usia saya tidak muda lagi ?
Jawabannya ada dua hal.
Pertama, karena sikap pantang menyerah yang saya pelajari semasa di Kopassus.
Kedua, dan yang paling penting adalah kasih dan pertolongan Tuhan YME.
Artikel Terkait
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Tamengi Kritikan Kebijakan Pasir Laut, Walhi Tak Setuju kata Luhut
Sidang Haris dan Fatia Yang Awalnya Terbuka, Mendadak Dibatasi Usai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Tiba
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kata Lord dan Penjahat Merupakan Kata Yang Menyakitkan
Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Indonesia Sudah Ada di Jalur Yang Tepat, Jangan Berpikir Perubahan
Menko Marves Luhut Sebut Pemerintah Akan Legalisasi 3,3 Juta Hektare Sawit di Kawasan Hutan, Walhi Kritisi
Perbaiki Tata Kelola Sawit, Luhut Ingin Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Kolaborasi
Sidang Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Luhut Dengan Terdakwa Haris - Fatia Berlangsung Banyak Interupsi
Luhut dan Bamsoet Diusul Jadi Ketum Golkar, Begini Respon Airlangga Hartarto
Ini Daftar Kontroversi Andre Rosiade, Mertua Pratama Arhan, Pernah Singgung Luhut Pandjaitan, Hingga Jebak PSK
Luhut Pandjaitan Mendadak Kelelahan Luar Biasa hingga Dilarikan ke Rumah Sakit