Proyek JTTS Ruas Jambi - Rengat Masih dalam Tahap Penyiapan Dokumen

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 28 November 2023 | 12:14 WIB
Tol Jambi - Rengat sebagian besar bakal melewati wilayah Tanjung Jabung Barat. (Dok: Hutama Karya)
Tol Jambi - Rengat sebagian besar bakal melewati wilayah Tanjung Jabung Barat. (Dok: Hutama Karya)

RIAUMAKMUR.COM - Proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera pada ruas Jambi - Rengat saat ini sedang dalam tahap penyiapan dokumen.

Pembangunan Jalan Tol Jambi - Rengat ini masih menunggu kesepakatan antara dua Direktorat Jenderal (Dirjen) di Kementerian PUPR untuk melanjutkan langkah-langkah selanjutnya.

Dua Dirjen tersebut diantaranya Dirjen Bina Marga dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur.

Meskipun demikian, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi sedang aktif menyiapkan semua dokumen pendukung yang diperlukan untuk proyek pembangunan Jalan Tol Jambi - Rengat.

“Dokumen sedang kita siapkan dan Senin ini, pembahasan di Jakarta,” ujarnya, Senin 27 November 2023. 

Ibnu mengungkapkan soal pembiayaan pembangunan jalan tol Jambi - Rengat telah tersedia.

Ia berharap 2024 mendatang sudah dilakukan penandatangan kontrak pembangunan jalan tol Jambi - Rengat. 

“Pembiayaannya ada, hanya masalahnya pembebasan lahan yang belum selesai. Saat ini kita kejar pembebasan lahannya. Kalau pembebasan lahan selesai, setelah itu ada beberapa tahap hingga akhirnya dilanjutkan dengan lelang,” ucapnya.

Ia mengungkapkan Trase Jalan Tol Jambi Rengat dimulai dari Tempino-Simpang Ness dan berakhir di Merlung.

"Simpang Nes sampai Merlung pendanaannya sudah clear, dananya dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB),” ungkapnya.

“Timnya sudah turun ke Jambi sudah melihat ke lapangan dan sudah ketemu masyarakat. Harapanya tahun depan sebelum serah terima jabatan Pak Presiden, pembangunan jalan tol ini sudah kontrak semua. Tapi semua tergantung dari kesepakatan tadi,”tandasnya.

Diketahui, ruas jalan tol Trans Sumatera tersebut dimulai dari Tempino-Simpang Ness-Merlung-Batas Jambi.

“Tapi kita laksanakan itu hanya sampai di Merlung. Jadi perlu diingat ya, kita mau bikin jalan tol itu sama dengan point to point. Maksudnya dari interchanges ke interchanges atau dari pintu masuk ke pintu keluar. Nantinya yang mau dikerjakan adalah pintu keluar ada di Merlung,” bebernya.

Trase jalan tol tersebut akan terbagi beberapa paket dengan skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X