Peselancar dari Jepang dan Bali Mulai Berdatangan untuk Menantang Ombak Bono

photo author
Ratna RM, Riau Makmur
- Selasa, 28 November 2023 | 15:26 WIB
Peselancar melakukan atraksi di atas ombak bono (Foto: Arsip CBC Dispar Riau 2022).
Peselancar melakukan atraksi di atas ombak bono (Foto: Arsip CBC Dispar Riau 2022).

RIAUMAKMUR.COM, PELALAWAN - Memasuki akhir tahun, riuh suara gelombang pasang besar mulai terdengar dari hilir Sungai Kampar. Ombaknya menggulung masuk dari arah pantai timur Sumatra menuju Desa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau

Ombak Bono! begitu warga Desa Teluk Meranti menyebutnya. Fenomena alam ini muncul ketika pasang bulan purnama pada awal tahun dan menjelang akhir tahun. 

Di tengah gemuruhnya air sungai, tampak keindahan ombak Bono yang menggulung-gulung seperti mengisyaratkan pelancong untuk datang melihatnya.

Keajaiban tersebut menjadi sorotan para warga setempat dan perhatian wisatawan. Rasa penasaran terpicu untuk menyaksikan gelombang tinggi yang menggulung di permukaan Sungai Kampar. 

Bono merupakan suatu kejadian alam yang unik, fenomena ini terjadi ketika arus sungai dan arus laut beradu.

Lalu ada pertemuan di mulut muara, yaitu dari Sungai Kampar dan Selat Malaka.

Gabungan arus ini menciptakan ombak yang meliuk-liuk, membentuk gelombang besar yang mampu menjalar hingga puluhan kilometer ke hulu sungai.

Ombak yang disebut Seven Ghost atau Tujuh hantu itu mampu bertahan hingga dua jam lamanya. Kemudian, bono akan menghilang di hulu. 

Gelombang ini hanya terjadi pada saat-saat tertentu, terutama pada periode pasang purnama.

Ombak besar bisa disaksikan pada Oktober hingga Desember. Bono akan kembali datang antara Februari hingga Maret. Namun, tak sebesar sebelumnya.

Ombak bono banyak mendatangkan para wisatawan. Apalagi bagi pecinta olahraga surfing, tentu saja menjadikan kawasan itu sebagai wahana selancar dengan menggunakan sebilah papan untuk bermanuver.

Pemandu wisata di Teluk Meranti, Eddie Bono mengatakan, dalam hitungan awal tahun 2023 hingga sekarang, sudah berbagai wisawatan asing dan lokal yang datang.

Menurutnya, turis-turis tersebut bukan hanya berasal dari benua Asia saja tetapi ada juga yang rela jauh-jauh dari negeri Paman Sam.

“Sejak awal tahun kemarin, sudah ada wisatawan dari Australia, Brasil, Amerika dan lainnya. Hari ini tadi kita kedatangan peselancar dari Bali dua orang dan satu peselancar Internasional asalnya itu dari Jepang," kata Eddie, Selasa (27/11/2023).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ratna RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X