RIAUMAKMUR.COM - Sandera pihak Hamas dan Israel jadi alasan gencatan senjata antara Palestina dan Israel.
Kedua belah pihak bersepkat memperpanjang masa genacatan senjata menimbang perbincangan pembebasan sandera.
Masa gencatan senjata diperpanjang selama dua hari dari hari berakhirnya gencatan senjata.
Perpanjangan gencatan senjata dikonfirmasi pejabat dari Qatar dan Amerika Serikat (AS).
Kedua negara ini menjadi pengupaya damai kedua belah pihak.
Dalam perbincangan ini Israel akan membebaskan 10 orang untuk penambahan satu hari gencatan senjata.
Baca Juga: Elia Myron Bikin Gaduh, Diduga Hina Nabi Muhammad SAW dan Agama Islam, Ini Profilnya
Hari Senin kemarin semestinya merupakan hari terakhir berlangsungnya gencatan senjata antara Hamas dan Israel.
Gencatan senjata terhitung pada Jumat pekan lalu.
Dilansir dari Reuters hingga tercatat hingga hari ini warga Israel yang dibebaskan sudah 69 oang, adapula warga negara lain yang dibebaskan dari sandera.
Baca Juga: DPRD Akan Bahas Usulan Pj Gubernur Riau, Eddy Yatim: Kita Siap Menerima Pandangan Tokoh Masyarakat
Sementara warga Palestina yang dibebaskan sudah sebanyak 150 orang.
Artikel Terkait
Warga Israel Yang Jadi Tawanan Hamas Ceritakan Sikap Baik Kelompok Hamas Selama Ditawan
Israel Putus Jaringan Internet di Jalur Gaza, Ini yang Dilakukan Elon Musk
Israel Penjahat Perang, Erdogan Singgung Negara yang Sedih Lihat Rusia-Ukraina, Tapi Diam Lihat Palestina
Korban Jiwa Serangan Israel Capai 9.061 orang, 3.760 Anak-anak dan 2.326 Perempuan
Semangat Rakyat Palestina Jauh Lebih Hebat dari Senjata Canggih Israel
Jusuf Kalla: Amerika Serikat, Hentikan Bantuan Untuk Israel
Fatwa MUI Haramkan Produk Israel dan Dukungan Terhadap Israel
MUI Akan Diskusikan Pencabutan Label Halal Produk Terafiliasi Israel
Hari Gencatan Senjata di Gaza di Warnai Tembakan Tentara Israel ke Warga Palestina Yang Berupaya Pulang ke Utara
Kapal Kargo Israel Kena Serang Drone dan Mengalami Kerusakan