RIAUMAKMU.COM, PEKANBARU - Jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) di Provinsi Riau sebanyak 291 rumah tangga. Data ini sesuai hasil Sensus Pertanian 2023.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi menjelaskan Urban Farming adalah praktik budidaya penyediaan produk pertanian di wilayah perkotaan.
"Jumlah RUTP Urban Farming se Riau sebanyak 291 rumah tangga. Dari total itu, kabupaten kota dengan RTUP Urban Farming terbanyak yaitu Kabupaten Bengkalis dengan jumlah RTUP Urban Farming sebanyak 67 rumah tangga atau sekitar 23,02 persen dari keseluruhan RTUP Urban Farming di Riau," kata Asep Riyadi, Senin (4/12/2023).
Selanjutnya, kabupaten/kota dengan jumlah RTUP Urban Farming terbanyak kedua dan ketiga yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hilir yang masing-masing sebanyak 62 rumah tangga (21,31 persen) dan 42 rumah tangga (14,43 persen).
Sementara itu, UTP Urban Farming di Provinsi Riau berdasarkan hasil ST2023 sebanyak 294 unit.
Adapun kabupaten/Kota dengan UTP Urban Farming terbanyak yaitu Kabupaten Bengkalis dengan jumlah UTP Urban Farming sebanyak 67 unit atau sekitar 21,79 persen dari keseluruhan UTP Urban Farming di Provinsi Riau.
Selanjutnya, kabupaten/kota dengan jumlah UTP Urban Farming terbanyak kedua dan ketiga yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hilir yang masing-masing sebanyak 65 rumah tangga (22,11 persen) dan 42 rumah tangga (14,29 persen).
Asep Riyadi juga menambahkan bahwa masyarakat perkotaan menyediakan produk pertanian sendiri pada lahan terbatas dengan berbagai cara.
Yang sebagian besarnya menggunakan media tanam pot atau polybag, sehingga mudah dipindahkan pada lahan sempit (baik di dalam ruangan atau di atap rumah).
Namun, ada juga yang melakukannya dengan sistem hidroponik dengan menggunakan air atau unsur hara, aquaponik, vertikultur dengan memanfaatkan ruang vertikal sebagai tempat bercocok tanam baik dalam bentuk digantung maupun rambat atau terpasang di dinding, atau media terpal.
"Masyarakat wilayah perkotaan melakukan inovasi menyediakan produk pertanian dengan cara-cara seperti itu," tukasnya. ***
Artikel Terkait
BPS: 3.474 Wisman Masuk ke Riau pada Maret 2023
NTP Riau 157,34, BPS: Daya Beli Petani Menurun pada April 2023
BPS: Riau Deflasi Bulanan 0,02 Persen pada April 2023
Data Terbaru BPS Soal Tingkat Pengangguran Terbuka di Riau, Turun atau Naik?
BPS Riau akan Laksanakan Sensus Pertanian 2023 pada 1 Juni - 30 Juli, 4.500 Petugas akan Dikerahkan
Jelang Iduladha, BPS Catat Impor Hewan Kurban Naik
BPS: Bensin dan Kelompok Transportasi Sumbang Inflasi Riau Juni 2023
BPS Sosialisasi Proyeksi Hasil Sensus Penduduk Kabupaten Kota 2020-2035 untuk Pembangunan Riau
Analisis BPS RI: Komoditas Pangan dan Tarif Sekolah Berpotensi Jadi Penyebab Inflasi Juli
BPS Catat Riau Inflasi 1,96 Persen pada Juli 2023
BPS Catat 4.027 Wisman Datang Berkunjung ke Riau pada Juni 2023
BPS: Neraca Perdagangan Riau Surplus US$ 1,45 Miliar pada Juli 2023
Ekspor Riau Juli 2023, BPS: Migas Turun, Nonmigas Naik
BPS: Bensin Jadi Pemicu Inflasi di Riau pada Agustus 2023
Perekonomian Riau Menguat, BPS: Triwulan II 2023 Tumbuh 4,88 Persen Year on Year
BPS: Beras Jadi Penyebab Inflasi di Riau pada Oktober 2023
BPS: Realisasi Panen Padi di Riau Capai 42,33 Ribu Hektare hingga September 2023
BPS: Jumlah Angkatan Kerja di Riau Mencapai 3,13 Juta Orang
Hasil Sensus Pertanian, BPS Catat Petani Milenial di Riau Sebanyak 186.357 Orang
BPS Riau Rilis Hasil Sensus Pertanian 2023, Ini Hasilnya