Gelar Festival Pemuda Bertema Narkoba, Pemkab Bengkalis Tak Bawa OKP Anti Narkoba, KIPAN Ancam Melapor ke KPK dan Kejati Riau

photo author
Hasbullah RM, Riau Makmur
- Jumat, 8 Desember 2023 | 20:17 WIB
Pengurus KIPAN Kabupaten Bengkalis.
Pengurus KIPAN Kabupaten Bengkalis.

RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU- Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten (Disparbudpora) Bengkalis, menjadi sorotan sejumlah Ormas Kepemudaan di Kabupaten Bengkalis, Jumat (8/12/2023).

Pasalnya, Disparbudpora Bengkalis menggelar Festival Pemuda Bengkalis 2023, tanpa melibatkan beberapa Ormas kepemudaan di  Bengkalis.

Salah satu Ormas Kepemudaan yang menyoroti hal ini afalah Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN).

Baca Juga: Proses PAW Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bengkalis Terhalang Administrasi, Hj Aisyah Sayangkan Sikap Sekwan

Ketua KIPAN Kabupaten Bengkalis, Febri Kurniadi, mengatakan, dengan tidak dilibatkannya KIPAN menciptakan kesan bahwa Pemkab tidak menganggap keberadaan KIPAN di Bengkalis.

Apalagi, Festival Pemuda yang dilaksanakan Pemkab ini mengambil tema "Generasi Muda Hebat Tanpa Narkoba".

Yang mana, tema tersebut berhubungan dengan pendidikan kepada generasi pemuda, tentang bahaya narkoba di Kabupaten Brngkalis.

Baca Juga: Belum Ada Perkembangan, HMI Minta Kejati Riau Segera Telusuri Dugaan Pelanggaran Hukum di Internal DPRD

Disparbudpora Bengkalis menggelar kegiatan ini dengan melibatkan organisasi BEO dan FKP di laksanakan pada hari kamis-sabtu tanggal 7-9 Desember 2023, di Lapangan Tugu, Bengkalis.

KIPAN Bengkalis merasa hal ini tidak adil, karena Pemkab seharusnya mengedepankan kolaborasi. Dan menurutnya, tidak ada alasan untuk Pemkab tidak berkolaborasi dengan Ormas Kepemudaan.

"Tidak ada ada ruginya kalau ini dikaloborasikan dengan organisasi-organisasi lain, terkait perihal kepemudaan, apapun isu yang mau diangkat. Karena ini mengunakan APBD, dan isu adalah tentang narkoba, musuh bersama kita semua," terangnya.

Baca Juga: Biografi Syahrial, Wakil Ketua DPRD Bengkalis yang Pernah Jualan Ikan dan Menambang Pasir

Selama ini, kata dia, KIPAN merupakan garda terdepan dalam memerangi bahaya laten narkoba.

Makanya, dia heran kenapa Pemkab Bengkalis seperti tidak mengakui keberadaan KIPAN di Kabupaten Bengkalis.

"Kegiatan yang hari ini sedang berlangsung menjadi tanda tanya besar, mengapa demikian terjadi? kami kesal dan kecewa serta mempertanyakan bukankah ditunjuk dan terbentuknya KIPAN bengkalis membantu pemerintah dalam memperangi narkoba. Seharusnya kegiatan ini bisa merangkul semua organisasi kepemudaan /OKP bukan satu dua organisasi saja," terangnya.

Baca Juga: Diisi Mayoritas Kader U-30, Sewitri Apresiasi Pengurus AMPI Bengkalis

Ketua KIPAN Riau, Panglima Mahardika, menambahkan, dirinya heran melihat pemerintah daerah di Riau, baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

Panglima mengingatkan Dispora Provinsi dan labupaten/kota, supaya tidak tebang pilih atau pilih kasih dalam pembinaan OKP.

"Jangan pilih kasih laj membina, sampai-sampai kegiatan yang temanya narkoba, tapi yang dilibatkan FKP. Kami berharap ini yang terakhir," tuturnya.

Baca Juga: Gegara Jalankan Tugas Kepartaian, Syahrial 'Dikeroyok' Anggota DPRD Bengkalis, Golkar Riau Pasang Badan

"Jika ini masih terjadi, kami minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejati Riau memeriksa Dispora Provinsi dan Dispora Kabupaten Kota. Karena kami menduga ada yang tidak beres disana, bisa saja kami menduga ada keuntungan tertentu yang diperoleh jika OKP lain yang dilibatkan, kami duga bisa bermain dan lain sebagainya," tutup Panglima.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hasbullah RM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X