RIAUMAKMUR.COM, PEKANBARU - Sekretaris DPD Golkar Riau, Indra Gunawan Eet, angkat bicara terkait konflik internal DPRD Kabupaten Bengkalis, yang menyeret Ketua DPD Golkar Bengkalis, Syahrial.
Hal tersebut disampaikan Indra Gunawan Eet saat menggelar rapat bersama dengan beberapa pihak, untuk menjelaskan kronologis peristiwa di DPRD Bengkalis, yang saat ini isunya melebar kemana-mana.
Menurut Indra Gunawan Eet, pada kesimpulannya, apa yang dilakukan oleh Syahrial dalam proses Penggantian Antar Waktu (PAW) kepada empat Anggota DPRD Bengkalis yang terbukti pindah ke Partai Golkar, sudah sesuai dengan intruksi DPP Partai Golkar.
"Yang dilakukan Ketua Golkar Bengkalis kepada Septian Nugraha, Al Azmi, Syafroni Untung, dan Ruby Handoko alias Akok, sudah sesuai intruksi partai, dan tidak ada pelanggaran apapun," tegas Indra Gunawan Eet, Kamis (21/9/2023).
Terkait tidak diusulkannya 6 orang Anggota Fraksi Golkar ke dalam Panitia Khusus (Pansus), kata Indra Gunawan Eet, merupakan hal yang sudah tepat untuk dilakukan, sebagai langkah langkah evaluasi, terhadap enam anggota fraksi yang tidak menjalankan perintah partai.
"Perintah partai kan sudah jelas, semua anggota dewan aktif, wajib mendaftarkan diri untuk menjadi Bacaleg Golkar, sebagai upaya pemenangan Golkar di Pemilu 2024. Dan mereka tidak mematuhi instruksi itu. Sedangkan tidak mendaftarkan diri saja disanksi, apalagi sampai pindah partai," jelas Mantan Ketua DPRD Riau ini.
Baca Juga: 'Dikeroyok' Gegara Pecat Keluarga Bupati dari DPRD, Golkar: Hormati Keputusan Partai Kami
Kemudian, pria yang akrab disapa Engah Eet ini, dirinya juga menyoroti adanya surat dari beberapa Ketua Fraksi di DPRD Bengkalis, yang mengirimkan surat ke DPP Partai Golkar untuk mengganti Syahrial dari jabatan Pimpinan DPRD.
"Dari kajian kami di DPD Golkar Riau, kami melihat surat yang disampaikan oleh para Ketua Fraksi DPRD Bengkalis, merupakan intervensi terhadap partai, sementara posisi pimpinan diatur dan hak para partai pemenang ini jelas bertentangan," terangnya.
Untuk persoalan mosi tidak percaya, Engah Eet menilai hal tersebut tidak memiliki dasar. Apalagi, persoalan ini bermula dari keputusan Fraksi Golkar, dan hendaknya, fraksi lain harus menghormati keputusan keputusan internal Fraksi Golkar.
Baca Juga: Polemik Internal DPRD Bengkalis, KNPI: Mereka Ngerti Gak Apa Itu Mosi Tidak Percaya?
Artikel Terkait
Sudah Bukan Rumor Lagi, Bai Lu dan Ao Ruipeng Dikonfirmasi Bintangi Drama Xianxia Chasing the Moon
Gak Lagi Jadi Sad Boy, Tan Jianci Siap Beraksi dengan Jin Shijia di Drama Under the Skin 2
Bagikan Konsep Trailer, Kemistri Chen Zheyuan dan Liang Jie di Drama White Olive Tree Sudah Bikin Deg-Degan
Balapan MotoGP Perdana di India Alami Sejumlah Kekacauan, Mulai Dari Visa Hingga Logistik Diangkut Truk Tua
Pemkab Kepulauan Meranti Kumpulkan Para Camat, Lurah dan Kades, Ingatkan Soal Karhutla
Perhatikan Ini Ya Supaya Nyaman Menyaksikan SMTOWN LIVE 2023
Tunggu Kabar Baik Ya! Agensi Sebut Sedang Tahap Pembahasan Perpanjangan Kontrak Kep1er
PJ Wali Kota Pekanbaru Minta Kontraktor Segera Perbaiki Jalan Bekas Galian
Perankan Ibu dan Anak di My Journey to You, Adegan Zhang Linghe dan Chen Duling di Drama Ini Bikin Fans Ngakak
Wagubri Ingin Ranperda Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat jadi Perda